GarudaMiles Dapat Mengakses 178 Negara

GarudaMiles Dapat Mengakses 178 Negara

 

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan kartu program loyality GarudaMiles yang merupakan rebranding dari kartu program Garuda Frequent Flyer (GFF).

‘’Dengan bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam SkyTeam, aliansi global beranggotakan 20 maskapai penerbangan dunia, maka GarudaMiles dapat diterima diseluruh dunia,’’ jelas Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar didampingi Direktur Pemasaran dan Penjualan Erik Meijer usai launching GarudaMiles di Jakarta, Rabu (26/3/2014).

Emirsyah menjelaskan, dibandingkan dengan GFF, GarudaMiles mempunyai banyak keunggulan dan keuntungan. Pemegang kartu GarudaMiles juga dapat mengakses jaringan penerbangan ke 1.064 kota di 178 negara melalui 15.723 frekuensi penerbangan per hari, serta dapat mengakses 564 lounge di seluruh dunia milik maskapai berlogo SkyTeam.

Peluncuran GarudaMiles yang memiliki desain batik tradisional Mega Mendung khas daerah Cirebon, Jawa Barat ini sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan dan memberikan nilai tambah “air and non air benefit” kepada pengguna jasa. GarudaMiles terdiri dari 4 jenis, yaitu Blue, Silver, Gold dan Platinum.

Erik Meijer menjelaskan, pemilik GarudaMiles Blue dan Silver akan mendapatkan berbagai fasilitas dan kemudahan standar sebagaimana yang selama ini di nikmati pemilik kartu GFF. Untuk GarudaMiles Gold dengan tambahan SkyTeam Elite dan GarudaMiles Platinum dengan tambahan SkyTeam Elite Plus, akan dapat menikmati fasilitas-fasilitas yang juga dimiliki oleh maskapai anggota SkyTeam lainnya di seluruh dunia.

Miles pada kartu GarudaMiles juga dapat dipergunakan pada penerbangan maskapai aliansi SkyTeam lainnya sepanjang jumlahnya mencukupi. ‘’Penumpangnya tidak perlu membayar, tapi maskapai pemilik miles yang nantinya akan melakukan pembayaran kepada maskapai yang dinaiki, seperti kliring sistem,’’ jelas Erik.

Emirsyah mengatakan, bergabungnya Garuda ke SkyTeam sangat memberikan keuntungan bagi pariwisata di Indonesia. Karena hal ini akan mempermudah wisatawan dari penjuru dunia untuk datang ke Indonesia, khususnya menikmati exotisme di kawasan timur Indonesia.

Untuk mempermudah akses ke wilayah Indonsia Timur, selain menjadikan Makasar sebagai hub juga menempatkan pesawat jenis ATR72-600 dan Bombardier CRJ1000 NextGeneration agar bisa mendarat di bandara-bandara dengan runway pendek. Kini Garuda menerbangi kabupaten-kabupaten di pelosok seperti Bima, Larantuka, Ende, Labuan Bajo, hingga Sorong, Maumere dan Manokwari. (wh)