Garuda Travel Fair Target Transaksi Rp 8 Miliar

Garuda Travel Fair Target Transaksi Rp 8 Miliar

PT Garuda Indonesia Tbk Branch Surabaya menargetkan bisa mendapatkan transaksi sebesar Rp 6-8 miliar sepanjang Garuda Travel Fair 26-28 September di Surabaya. Tetapi target tersebut diharapkan bisa menyamai transaksi yang diajang serupa di Semarang yang mampu meraup Rp10 miliar.

 

Vice President Domestik Area 3 Garuda Indoensia Ari Suryanta menyebut GATF di Surabaya tidak hanya memburu nilai transaksi saja. Tetapi pihak Garuda Indonesia juga mengejar peningkatan seat load factor (tingkat keterisian kursi/ SLF) untuk semua rute dari Surabaya sebesar 8.000 penumpang sepanjang GATF.

 

“GATF tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena jumlah rute yang kita miliki naik dua kali lipat, dari sebelumnya hanya 28 rute, sekarang sudah 40,” kata Ari, kemarin (26/9) disela-sela pembukaan GATF di Atrium Plaza Tunjungan.

 

Ari menyebutkan jumlah rute yang dimiliki juga membawa pengaruh terhadap nilai transaksi sepanjang GATF. Sebagai catatan, tahun lalu nilai transaksi yang dibukukan dari ajang serupa hanya setengah dari target tahun ini.

 

Ari Suryanta menyebut GATF tahun ini merupakan titik balik bagi bisnis transportasi udara. Hal ini ditandai dengan pembelian aircraft (pesawat) sebanyak 27 unit secara nasional, sehingga menjadi 149 unit aircraft.

 

“Di dalamnya ada pesawat wide body (berbadan lebar) seperti aibus. Fungsinya untuk menggantikan pesawat yang lebih kecil,” terangnya.

 

Salah satunya rencana pengalihan penerbangan di bandara Internasional Juanda dalam rangka HUT TNI. Dimana akan ada no time (pengalihan penerbangan) pada jam-jam tertentu. Garuda berencana mengganti beberapa penerbangan yang menggunakan pesawat kecil dengan pesawat besar pada jam yang berbeda.

 

Sepanjang GATF ini pihak Garuda juga menggandeng Bank Central Asia (BCA) sebagai partner pembiayaan. Kepala Kantor Cabang Utama BCA, Lukman menargetkan sepanjang GATF ini bisa mendorong non cash sebanyak 40-50 persen.

 

“Pembayaran non cash bisa menggunakan kartu kredit ataupun debit BCA. Jadi, kami berupaya memerbanyak trnsaksi non tunai,” jelasnya. Lukman juga berharap sepanjang penyelenggaraan GATF ini bisa menggaet 1.000 nasabah baru maupun nasabah eksisting untuk menggunakan kartu kredit. (wh)