Garuda Tambah 2 Rute Baru dari Bandara Juanda

Garuda Tambah 2 Rute Baru dari Bandara Juanda
foto:tempo

Garuda Indonesia Tbk terus memerkuat pasar domestik dengan rencana membuka rute baru dari Bandara Internasional Juanda. Ada dua rute anyar dari Juanda, ditambah satu rute internasional dari Denpasar.

Dua rute domestik dari Juanda adalah Surabaya-Batam dan Surabaya Manado yang akan dibuka bulan depan. Sedangkan satu rute internasional dari Denpasar dengan tujuan Dili, Timor Leste yang juga dijadwalkan Oktober beroiperasi.

Vice President Domestik Area 03 Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara Ari Suryanta mengatakan penambahan rute ini untuk memerkuat pasar bisnis penerbangan. “Sejauh ini direct flight (penerbangan langsung) dari Surabaya menuju dua kota tersebut memang belum terlayani, dan kita perkirakan Oktober sudah terealisasi,” kata Ari akhir pekan lalu.

Garuda sebagai leading sector bisnis penerbangan di Indonesia mengakui pembukaan rute ini tidak lepas dari bisnis penerbangan. Dimana belum banyak airline Indonesia yang memiliki direct flight menuju dua kota tersebut.

Emiten penerbangan ini juga berupaya melakukan ekspansi ke Indonesia Timur yang sejauh ini belum banyak terlayani. “Tahun ini kita kedatangan aircraft (pesawat) baru, dan salah satunya untuk memerkuat pasar, seperti penambahan rute baru,” tambah pria kelahiran Jakarta itu.

Dua rute yang akan dilayani ini memiliki pasar yang cukup kuat, akibat tingginya demand. Sementara airline yang melayani direct flight dari Surabaya menuju Batam dan Manado belum banyak. Rata-rata kedua kota ini dihubungkan melalui transit melalui bandara-bandara besar.

Untuk rute internasional di area 03 yang juga akan direalisasi8kan Oktober adalah Denpasar-Dili (Timor Leste). Ari menegaskan rute internasional baru ini memiliki pasar yang cukup besar , karena banyak business trip dari Bali menuju Timor Leste dan sebaliknya.

Satu rute internasional lainnya yang tengah dijajagi dari Surabaya adalah Juanda-Australia yang tengah dilakukan observasi. “Terus terang rute menuju Australia selama ini dilayani dari Denpasar atau Jakarta, sedangkan rute intenrasional dari Surabaya hanya ke Singapura, dan Jeddah yang direct flight,” urainya.

Sementara kota yang akan dituju ke Australia antara Perth atau Melbourne. Hanya saja pihak Garuda membutuhkan waktu minimal enam bulan untuk observasi pasar sebelum melakukan penerbangan. Satu penjajagan direct flight internasional lainnya adalah Surabaya-Hongkong. (wh)