Garuda Indonesia Cetak Laba Bersih USD 11,39

Garuda Dinobatkan Jadi Maskapai Bintang Lima

Kinerja positif ditunjukkan maskapai nasional Garuda Indonesia. Pada kuartal I-2015 inim Garuda mampu membukukan laba bersih sebesar USD 11,39. Kinerja positif ini dicapai berkat efisiensi, pertumbuhan kapasitas penerbangan domestik, dan naiknya trafik penumpang.

Pencapaian tersebut lebih baik dibanding kinerja periode yang sama tahun sebelumnya, mengalami rugi bersih USD168,04 juta. Laba Garuda Indonesia diraih setelah pada kuartal I membukukan pendapatan USD 927,3 juta atau tumbuh 13,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD 817,4 juta.

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengatakan, pertumbuhan perseroan pada awal 2015 ini jauh lebih baik. Kenaikan tersebut antara lain didorong oleh pertumbuhan kapasitas penerbangan domestik hampir 12 persen, sementara trafik penumpang naik 13 persen. ”Untuk rute penerbangan internasional kita melakukan reposisi, optimasi jaringan, pengaturan deployment pesawat, termasuk juga pengembangan di China. Upaya-upaya tersebut mendongkrak pertumbuhan trafik 17 persen, padahal kapasitasnya hanya tumbuh 1 persen,” ungkapnya di sela-sela seminar ”City Branding” di Jakarta.

Adapun jumlah aset Garuda Indonesia juga tercatat naik pada kuartal I 2015 menjadi USD3,17 miliar, darisebelumnyaUSD3,11 miliar per Desember 2014. Sementara itu, jumlah kas dan setara kas perseroan juga naik menjadi USD464,89 juta pada kuartal I tahun ini, dari USD434,32 juta per Desember 2014. (oke)