Gara-Gara MH370, Menteri Malaysia Diancam Bunuh

Gara-Gara MH370, Menteri Malaysia Diancam Bunuh

 

Malaysia terus mengundang kontroversi dan kecaman terkait dengan tragedi hilangnya pesawat MAS MH370. Terbaru,  Menteri Transportasi Malaysia, Hishamudin Hussein menjadi  sasaran ancaman pembunuhan. Setelah sang menteri  menulis kicauan di twitter yang menyebut tragedi itu sebagai berkah tersembunyi. Twitt ini memang telah dihapus oleh sang empunya. Namun kecaman dan kontroversi terus merebak kemana-mana.

Bahkan ancaman pembunhan diterima sang menteri. Ancaman itu di internet sebagai bentuk protes keras atas kicauan Hishamuddin. Hishamuddin mengaku menyesal dan minta maaf atas kicauannya itu.

Kicauan menteri di Twitter yang dihapus berbunyi; “#MH370 adalah berkah tersembunyi bagi kita semua. Saya mengerti sekarang indahnya kesatuan, manisnya dirasakan satu sama lain.”

Laman Herald Sun merilis pengakuan Hishamuddin soal ancaman pembunuhan itu. Merasa terancam, sang menteri pagi ini kembali menulis rangkaian kicauan di akun Twitter-nya. ”Beberapa orang mungkin melihatnya sebagai (hal yang) tidak sensitif dan saya minta maaf. Untuk itu saya telah memberikan penjelasan tentang itu,” bunyi kicauan Hishamuddin melalui akun Twitter-nya, @HishammuddinH2O.

“Saya merasakan apa yang Anda alami, tapi saya tidak peka atau apa pun. Saya melihat mereka sebagai keluarga saya dan saya ingin mereka kembali. Ini permintaan maaf saya,” lanjut tweet menteri itu.

”Saya telah menangani masalah ini sejak hari pertama (pesawat hilang) Mereka semua keluarga saya, kerabat Malaysia saya dan kerabat seluruh dunia. Jika mereka sakit, saya pun demikian,” imbuh Hishamuddin.

Wartawan Malaysia yang ikut menyebar tweet kontroversial itu juga minta maaf.  ”Jadi, jika semua percaya saya tidak peka, saya minta maaf dari lubuk hati saya. Itu bukan niat saya seperti itu. dan @HishammuddinH2O harus disalahkan,” tulis permintaan maaf jurnalis Bernama, Ismail Amsyar Mohd Said melalui akun Twitter-nya, @IsmailAmsyar. (ram)