Gara-gara Bom, Langkah Rio Haryanto ke Ajang Formula 1 Tertunda

Gara-gara Bom, Langkah  Rio Haryanto ke Ajang Formula 1 Tertunda
foto: warta.co

Acara penggalangan dana untuk pembalap Rio Haryanto menuju Formula 1 terpaksa harus ditunda. Keputusan itu diambil pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) serta Kementerian BUMN karena terjadi teror di Jakarta pada Kamis (14/1/2016).

Deputi V Kempora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan penundaan tersebut hingga waktu yang belum ditentukan. Rencana awal penggalangan dana akan diselingi makan malam pukul 19.00 WIB, di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta. Sayangnya, sebelum acara dilangsungkan, terjadi teror bom di kawasan Thamrin, Jakarta, pada siang harinya.“Menilai kondisi saat itu belum memungkinkan, Kempora dan Kementerian BUMN terpaksa menunda acara yang awalnya untuk mencari sponsor Rio kepada perusahaan-perusahaan BUMN dan swasta. Kami tunda karena melihat kondisinya belum sepenuhnya kondusif. Penundaan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” katanya kepada awak media, Jumat (15/1/2016).

Saat ini, Rio baru mengumpulkan dana sebesar 5 juta Euro, padahal ia membutuhkan 15 juta Euro guna memastikan satu kursi di tim Manor. “Kami juga melihat karena kondisi ini kemungkinan bakal sedikit yang hadir jika acara tersebut tetap dilakukan. Makanya atas arahan Menpora yang sudah berkoordinasi dengan Menteri BUMN yang menjadi host-nya memutuskan untuk menundanya,” katanya.

Rencana, akan ada paparan dari pihak Rio, yakni manajernya untuk memaparkan alasan kenapa mesti didukung ke F1, lalu peluangnya ke depan. Pembalap Indonesia harus membawa dana sponsor senilai 15 juta Euro untuk memastikan dirinya menjadi pembalap F1 bersama Manor.

Dari sponsor utamanya, Pertamina, Rio telah mendapatkan suntikan dana senilai lima juta Euro sementara sisa pembayaran dijamin oleh Kempora melalui surat garansi. (ant)