Gandeng Puma, Arsenal Pecahkan Rekor Kontrak

Gandeng Puma,  Arsenal Pecahkan Rekor Kontrak

Kebersamaan yang dijalin antara Arsenal dengan Nike  berakhir.  Hubungan yang telah terjalin sejak 20 tahun terakhir akan resmi putus pada 1 Juli 2014. Gantinya,  The Gunners  menggandengan produsen olahraga asal Jerman, Puma untuk lima musim ke depan.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Puma. Ini merupakan langkah maju yang penting bagi perkembangan Arsenal di dalam atau di luar lapangan,” kata Ketua Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis, seperti dilansir situs resmi klub Arsenal.com, Selasa, 28 Januari 2014.

Hal senada juga diungkapkan CEO Puma, Bjoern Gulden. “Lewat visi komersial yang jelas, strategi pemasaran olahraga yang terdefinisi dengan baik, dan antusiasme yang tanpa henti dalam organisasi Puma, kami bangga telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan klub sepak bola yang mendunia,” katanya.

Nilai kontrak Puma dikabarkan mencapai 30 juta poundsterling (Rp 605 miliar) per musim. Bahkan, nilai tersebut bisa meningkat hingga 34 juta poundsterling (Rp 686 miliar).

Nilai kontrak Arsenal dengan Puma adalah yang terbesar di daratan Inggris. Arsenal mengungguli Manchester United yang saat ini menerima 25,4 juta poundsterling (Rp 512 miliar) per tahun dari Nike, dan Liverpool yang mendapat 25 juta poundsterling (Rp 504 miliar) dari Warrior.

Sementara di luar Inggris, Arsenal mengungguli Barcelona yang memiliki kesepakatan dengan Nike senilai 27 juta poundsterling (Rp 545 miliar). Namun, mereka masih di bawah Real Madrid yang saat ini memiliki nilai kontrak 31 juta poundsterling (Rp 626 miliar) dengan Adidas. (ram)