Gandeng PGN, Risma Bangun Jaringan Gas Hunian Surabaya

Gandeng PGN, Risma Bangun Jaringan Gas Hunian Surabaya

foto: arya wiraraja/enciety.co

Untuk dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang menggandeng Perusahaan Gas Negara (PGN), berencana membangun beberapa instalasi jaringan gas.

“Sejak 2010 yang lalu kami telah merayu PGN untuk memasang jaringan gas yang ada di Surabaya. Itu sesuai dengan mimpi saya untuk membangun kota ini untuk menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya ketika mengunjungi Kampung Kue Surabaya di Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Senin (2/5/2016).

Menurut Risma, hal tersebut dilakukan karena  Surabaya saat ini menjadi kota metropolitan yang modern. Surabaya telah berkembang menjadi semacam kawasan hunian terintergrasi seperti apartemen.

“Ke depan, kami sangat perlu untuk membangun jaringan gas. Saya bayangkan jika masyarakat yang tinggal di apartemen akan kesulitan jika menaikkan tabung gas ke atas,” ungkap perempuan yang pernah mencetak sejarah dengan menjadi wali kota perempuan pertama Surabaya itu.

Selain itu, pembangunan jaringan gas tersebut juga sangat dibutuhkan bagi para pelaku industri kecil yang ada di Kota Pahlawan ini. Risma mencontohkan, untuk industri kecil seperti Kampung Lontong di Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan. Setelah menggunakan jaringan gas, saat ini mereka dapat menghemat pemakaian gas hingga 50 persen. Dengan kata lain, mereka mampu hemat pengeluaran produksi saban bulan sekitar Rp 2 hingga Rp 3 juta.

“Dampaknya, saat ini banyak warga di kampung tersebut yang bisa memperbaiki rumah, hal itu dikarenakan tingkat ekonomi mereka telah terangkat,” ulas Risma.

Saat ini, Risma mengaku jika selama ini pihaknya belum mendengar jika ada kendala terkait pemakaian gas alam. “Kebanyakan, warga yang mau dipasangi jaringan gas telah diberikan pemahaman dan diajak ke sana untuk meyakinkan bahwa ini aman untuk digunakan,” terang Risma yang pernah dinobatkan menjadi wali kota terbaik dunia itu. (wh)