Gandeng Lion Air, Polri Ingatkan Soal Tragedi Malaysia Airlines

 

Gandeng Lion Air, Polri Ingatkan Soal Tragedi Malaysia Airlines

Kapolri Jendral Pol Sutarman mengingatkan agar Lion Air menjaga keamanan dan kenyamanan para penumpang. Maskapai penerbangan nasional ini  bisa mengambil pelajaran dari tragedy Malaysia Airlines MH 370 dan MH 17.

“Kami tidak ingin kejadian MH 370 terulang di Indonesia,” kata Kapolri Jenderal Pol Sutarman dalam acara penandatanganan MoU antara Polri dengan Lion Group di Discovery Hotel & Convention Ancol, Jakarta Utara, Jumat (12/9/2014).

Sutarman menyarankan bos Lion Air, Rusdi Kirana, untuk selalu memberikan rasa kenyamanan terhadap personel Lion Air yang telah berusaha mengatur manajemen transportasi dengan baik. “Bagi para pengguna jasa, kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan juga perlu dijamin,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Sutarman juga berterima kasih kepada Lion Air yang telah melayani Polri saat melakukan tugas, khususnya dalam rangka penyelenggaraan pengamanan dan jasa penerbangan untuk pergeseran pasukan Polri. “Polri perlu mobilitas dari daerah ke daerah di Indonesia. Selama ini Lion Air sudah melayani kami, jam berapa pun dan ke daerah mana pun yang dituju. Makanya kerja sama ini kita teruskan,” tuturnya.

Seperti diketahui, di saat pesawat MH 370 masih tidak diketahui di mana rimbanya, Malaysia Airlines kembali mendapat musibah jatuhnya pesawat MH17 yang diduga ditembak pemberontak di kawasan konflik perbatasan timur Ukraina. Kejadian ini juga sekaligus menjadi kejutan bagi dunia penerbangan modern. Bagi Malaysia Airlines, ini adalah musibah beruntun yang harus mereka terima sebagai salah satu maskapai penerbangan terkemuka di negeri Jiran, Malaysia.  (snd/ram)