Gandeng Asosiasi, DJP I Jatim Genjot Penerimaan Pajak

Gandeng Asosiasi, DJP I Jatim Genjot Penerimaan Pajak
foto: tempo.co

Kantor Wilayah  Direktorat Jenderal Pajak (DJP)  Jatim I  bakal mengandeng asosiasi untuk mengoptimalkan pencapaian target pajak. Hal itu dilakukan karena selama ini Asosiasi dinilai cukup mengerti terkait para anggotanya yang berpotensi untuk membayar pajak.

Langkah menggandeng Asosiasi ini dilakukan didasari atas banyaknya surat yang disampaikan ke wajib pajak (WB) yang ternyata banyak kembali ke kantor pos. lantaran alamat  WP sudah pindah namun tidak terdeteksi atau yang bersangkutan tidak melapor ke kantor Pajak.

“Misalnya di KPP Pratama Surabaya Genteng dari 11 ribu surat yang disampaikan kepada wajib pajak, sebanyak 22 persen atau sekitar 2000 an surat dinyatakan kempos atau kembali ke pos,” ujar Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP Jatim I Teguh Pribadi Prasetya, kepada wartawan di sela acara “Tax Ghatering, Satukan Tekad Pajak Milik Bersama” di Empire Palace, Rabu (26/8/2015).

Selain itu, dengan menggandeng para Asosiasi maka upaya untuk melakukan pembinaan pajak tahun ini juga bisa dimaksimalkan. Sampai saat ini hingga 26 Agustus 2015 realisasi penerimaan pajak di wilayah DJP Jatim I baru mencapai sekitar Rp 19 triliun atau 48,042 persen dari target sebesar Rp 38,6 triliun, dari Wajib Pajak Terdaftar SPT sebanyak 368.437.

Kepala Kantor KPP Pratama Surabaya Genteng, Rustana menyebutkan, dari target Rp 1 triliun di 2015 untuk wilayah Surabaya Genteng baru masuk sekitar 41 persen atau setara Rp 159 miliar. Denhan didominasi pajak perdagangan sekitar 25 persen dari total penerimaan pajak yang masuk ke KPP Pratama Surabaya Genteng.  “Target penerimaan pajak 2015 untuk wilayah KPP Pratama Surabaya Genteng sebesar Rp 1,158 triliun. Realisasi sampai 26 Agustus ini sudah Rp 488,028 miliar atau sekitar  41,39 persen,” ujarnya.  (*)