Galaunya Kebijakan Suku Bunga Amerika

 

Galaunya Kebijakan Suku Bunga Amerika

Rencana kenaikan suku bunga bank Amerika Serikat kembali dipertanyakan. Apa sebab? Kamis ini (9/10/2014) risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang diadakan pada 16-17 September lalu dirilis di Washington. Tternyata berisikan kekhawatiran di antara para pembuat kebijakan atas penguatan Dolar AS terhadap mata uang rivalnya. Ditakutkan hal ini dapat menganggu kegiatan ekspor dan target inflasi. Lalu bagaimana?

Memacu pertumbuhan global! Ini yang akan menjadi agenda utama seluruh menteri keuangan dan gubernur bank sentral yang berkumpul di Washington pekan ini dalam pertemuan tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional. Seperti diketahui bahwa pekan ini IMF telah memangkas proyeksi pertumbuhan global untuk tahun 2015 dan memperingatkan tentang meningkatnya risiko ketegangan geopolitik.

Dikhawatirkan, jika Dolar diprediksi dapat “menyakiti” para eksportir AS karena akan membuat barang-barang mereka menjadi lebih mahal di pasar luar negeri. Hal ini juga akan membuat barang-barang asing lebih murah di AS, sehingga berpotensi memperbesar gap defisit perdagangan.

Nah, lalu bagaimana soal rencana kenaikan suku bunga Amerika? Galau.

Berikut prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Kamis (9/10/2014).

EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.2625 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 1.2550 atau bahkan lebih rendah. Resisten terdekat tampak di area 1.2750, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.2810.

GBP/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus secara konsisten dibawah area 1.6030 untuk menambah tekanan bearish menguji area 1.5980. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 1.6190 baru bisa memicu skenario koreksi bullish menguji area 1.6250 sebelum akhirnya dapat melanjutkan trend bearish utama.

USD/JPY. Bias menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 107.95 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 107.60. Resisten terdekat tampak di area 108.75, penembusan konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek menguji area resisten 109.00.

USD/CHF. Bias intraday masih bullish di jangka pendek terutama jika harga berhasil tembus diatas area 0.9600 untuk menambah momentum bullish mengincar area 0.9650. Support terdekat tampak di area 0.9485, tembus secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9430.

AUD/USD. Bias intraday menjadi netral di jangka pendek dengan potensi trading range terbatas di kisaran 0.8710 – 0.8800. Tembus secara konsisten dibawah area 0.8710 seharusnya dapat menambah tekanan bearish mengincar area support 0.8650. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 0.8850 baru bisa merubah bias intraday menjadi bullish menguji area 0.8890.

XAU/USD. Pada grafik harian, masih diperdagangkannya emas di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, naiknya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan tenaga kenaikan. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways dengan kisaran perdagangan 1180 – 1235 untuk sementara waktu. Strategy: buy-on-dips dengan target profit 1235 dan stop-loss 1211. Di lain pihak, penembusan konsisten di bawah 1213 dapat membuka peluang pengujian area 1202.

Hang Seng Futures. Bias bearish di jangka pendek seiring Hang Seng masih diperdagangkan di dalam bearish channel, di bawah MA 50-100-200 harian, dan turunnya indikator MACD. Namun, indikator Stochastic yang oversold dapat mendorong aksi bargain-hunting yang dapat memberikan kesempatan rally jangka pendek. Hang Seng perlu mencatatkan level penutupan harian di atas 23800 untuk mengurangi tekanan bearish sementara penutupan harian di bawah 22500 dapat menambah tekanan penurunan. Strategy: buy-on-dips dengan target profit 23455 dan stop-loss 23080. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 23100 dapat membuka peluang pengujian 23000.

Nikkei Futures. Kemampuan Nikkei untuk bertahan di atas MA 100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya kesempatan untuk menguat. Namun, turunnya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan tekanan penurunan. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways dengan potensial perdagangan berkisar antara 15370-15980 untuk sementara waktu. Strategy: buy-on-dip dengan target profit 15845 dan stop-loss 15530. Di lain pihak, penembusan konsisten di bawah 15550 dapat membuka peluang pengujian area 15455.

Kospi Futures. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi pergerakan berkisar antara area 249.50 -251.00, di perlukan menembus salah satu sisi untuk memicu pergerakan lebih lanjut. Untuk sisi atas, break di atas area 251.00 dapat membawa harga lebih tinggi lagi menguji ke area 252.00, dan untuk sisi bawahnya, break di bawah area 249.50 seharusnya dapat memicu pergerakan bearish lebih lanjut menuju ke area 248.50.

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. (mr I care)