Gaji Ketua MA dan MK Naik Rp 121 Juta Sebulan

 

Gaji Ketua MA dan MK Naik Rp 121 Juta Sebulan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan gaji Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan para hakim agung/hakim konstitusi. Dalam perbulan, Ketua MA/MK mendapat penghasilan Rp 121 juta. “Dengan pertimbangan untuk memberikan jaminan keamanan dan kesejahteraan hakim sebagaimana diatur dalam Pasal 48 UU No 48 Tahun 2003,” demikian lansir Sekretariat Kabinet di websitenya, Jumat (10/7/2014).

Kenaikan ini ditandatangi oleh Presiden SBY pada 7 Juli 2014 lalu dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2014 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Agung dan Hakim Konstitusi. Menurut PP ini, Hak Keuangan serta Fasilitas bagi hakim agung dan hakim konstitusi terdiri atas:

a. Gaji pokok
b. Tunjangan jabatan
c. Rumah negara
d. Fasilitas transportasi
e. Jaminan kesehatan
f. Jaminan keamanan
g. Biaya perjalanan dinas
h. Kedudukan protokol
i. Penghasilan pensiun
j. Tunjangan lainnya.

“Gaji pokok bagi Hakim Agung dan Hakim Konstitusi diberikan setiap bulan, mengacu pada Peraturan Pemerintah yang mengatur mengenai ketentuan dan besaran gaji pokok pimpinan lembaga tertinggi/tinggi negara dan anggota lembaga tinggi negara,” bunyi Pasal 4 Ayat (1,2) PP tersebut.

Sebelumnya, hakim agung menerima gaji Rp 30 jutaan perbulan. Sedangkan Ketua MA mendapat tunjangan operasional Rp 150 juta per bulan. (dtc/ram)