Gaet Investasi, Surabaya Genjot Pembangunan Infrastruktur

Gaet Investasi, Surabaya Genjot Pembangunan Infrastruktur
Kepala BKPM Kota Surabaya Eko Agus Supriyadi. foto: arya wiraraja/enciety.co

Pertumbuhan ekonomi nasional juga dipengaruhi oleh perkembangan nilai investasi di daerah. Namun, paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat ternyata sangat mempengaruhi nilai investasi yang ada di daerah. Kedua variabel tersebut saling mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Selain kebijakan, ada hal yang juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi terutama di bidang investasi, yaitu perkembangan pembangunan infrastruktur penunjang produksi dan akomodasi dari barang-barang produksi.

“Saat ini, Kota Surabaya telah menggiatkan pembangunan infrastruktur seperti Pelabuhan baru Teluk Lamong dan beberapa transportasi moda angkutan umum massal. Ke depan, kami percaya hal ini yang akan mengangkat nilai pertumbuhan investasi di Kota Pahlawan ini,” papar Kepala BKPM Kota Surabaya Eko Agus Supriyadi.

Ke depan, Surabaya akan berubah menjadi Kota padat modal, hal ini bukan tanpa alasan. “Jika kita lihat nilai properti dan tanah yang terus meningkat, maka ke depan Kota Surabaya akan bertransformasi yang sebelumnya adalah kota industri berubah menjadi kota perdagangan dan jasa,” ulas dia.

Dia juga mengatakan jika ada beberapa faktor yang mendorong minat para investor untuk menginvestasikan modalnya. “Di antaranya keamanan dan perkembangan infrastruktur. Faktor pendukung yang lain adalah ketersediaannya pasar yang memadai, jika ketiga hal tersebut dikaitkan dengan Kota Surabaya, maka Kota ini telah memiliki hal tersebut,” jelas dia. (wh)