Freeport Sebut Wajar Divestasi USD 1,7 Miliar

Freeport Sebut Wajar Divestasi USD 1,7 Miliar

ilustrasi: sindonews.net

PT Freeport Indonesia (FI) mengungkapkan nilai saham divestasi (pelepasan) 10,64 persen sebesar USD 1,7 miliar berdasarkan analisa pasar wajar dari operasi tambang bawah tanah Grasberg. Nilai itu mengacu pada hak jangka panjang operasi yang diberikan dalam kontrak karya (KK).

Juru bicara Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan pihaknya sudah menerima surat soal sikap pemerintah yang keberatan dengan nilai US$ 1,7 miliar. “Kami akan meninjau dan merespons setiap tanggapan dari pemerintah,” kata Riza di Jakarta, Senin (25/4/2016).

Riza menerangkan, harga USD 1,7 miliar berdasarkan valuasi saham yang mengacu pada analisa pasar wajar dari operasi Grasberg. Berdasarkan kontrak karya, Freeport diberi hak perpanjangan hingga 2041. Dia bilang 2041 menjadi acuan merujuk pada diskusi dan negosiasiai dengan pemerintah terkait amendemen serta perpanjangan kontrak karya. Divestasi termasuk di dalam diskusi dan negosiasi tersebut. “Sebagaimana permintaan pemerintah, Freeport McMoRan dan Freeport Indonesia telah menyampaikan laporan valuasi saham,” ujarnya. (bst)