Foxconn Bakal Bangun Pabrik Ponsel di Jakarta

Foxconn Bakal Bangun Pabrik Ponsel di Jakarta

Foxconn selain masih teka-teki, rencana investasinya masih berjalan panjang. Setelah menjajaki berbagai tempat, antara lain Bali dan Yogyakarta, muncul informasi jika pabrikan perangkat komunikasi asal Taiwan itu merangkul Pemprov DKI Jakarta.

Terry Gou, Chariman and Chief Executive Officer Foxconn bahkan sudah meneken perjanjian dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pemprov DKI Jakarta berjanji membantu Foxconn mengurus perizinan pendirian pabrik ponsel.

Pemprov DKI akan menyediakan lahan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung seluas 22 hektar. Rencananya, Foxconn menggelontorkan dana hingga USD 10 miliar atau sekitar Rp 120 triliun.

Budiarto Halim, Presiden Direktur PT Erajaya Swasembada mengaku terkejut Foxconn akhirnya memilih bekerjasama dengan Pemrov DKI Jakarta. “Saya baru tahu dan langsung meluncur untuk bertemu Foxconn,” ujarnya.

Maklum, Erajaya adalah mitra lokal disebut-sebut akan digandeng Foxconn untuk menggarap bangun pabrik ponsel di sini. Namun Budiarto mengaku belum tahu kerjasama Erajaya dengan Foxconn. Apalagi, Foxconn perusahaan besar bisa bermitra dengan siapa saja di Indonesia.

Tak Terpengaruh

Sementara itu PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) memiliki kerjasama strategis dengan Foxconn Technology Group. Meski begitu, bukan berarti emiten itu serta-merta terpengaruh dengan rencana pembangunan pabrik ponsel Foxconn di Indonesia.

Direktur Utama Tiphone Mobile Indonesia Tan Lie Pin menyebut, pihaknya memang memiliki kerjasama dengan Foxconn untuk memproduksi smartphone merek Tiphone. Perakitan mulai dilakukan tahun ini di pabrik Foxconn yang berada di China.

Seiring dengan kerjasama tersebut, bulan Februari 2014 ini ponsel cerdas TiPhone yang dibuat Foxconn akan meluncur.

Terkait dengan Foxconn yang telah memastikan akan bangun pabrik ponsel di Jakarta, ia menyambut baik hal itu. Hanya saja, untuk mitra kerjasama lokal, pihaknya masih harus membahasnya dulu. Baginya, terpenting, TiPhone telah bekerja sama dengan Foxconn di China untuk memproduksi ponselnya.

“Kami tentu membuka peluang kerjasama dengan siapa saja. Mengenai kerjasama dengan Foxconn di Jakarta saya belum bisa menjawabnya karena harus didskusikan dulu,” ucapnya. (kontan)