Ford Tambahkan Sel Surya untuk Recharge Mobil Listrik

Ford Tambahkan Sel Surya untuk Recharge Mobil ListrikProdusen mobil terbesar kedua Amerika Serikat, Ford Motor Co (F), kini memperlihatkan kendaraan listrik hybrid plug-in yang menggunakan panel surya pada atapnya. Panel tersebut dapat mengisi ulang sendiri.

The C-Max Solar Energy akan dipamerkan di International Consumer Electronics Show 2014, Las Vegas yang dimulai 7 Januari mendatang. Perusahaan yang berbasis di Dearborn, Michigan itu menyatakan hal tersebut kepada Bloomberg.

Kendaraan ini dapat melakukan perjalanan sekitar 21 mil atau 34 kilometer hanya menggunakan tenaga listrik. Serta memiliki jangkauan total sekitar 620 mil. C-Max pun memiliki 300 watt hingga 350 watt sel surya Sunpower Corp (SPWR) di atap. Direktur elektrifikasi kendaraan dan infrastruktur, Mike Tinskey, mengatakan teknologi ini diramalkan sebagai mobil isi ulang masa depan yang diproduksi secara massal. “Bahkan ini tidak perlu dihubungkan pada alat tertentu,” katanya.

Tinskey melanjutkan, pihaknya mulai melihat adanya konvergensi yang bisa mewujudkan berbagai hal tersebut.

Konsep mobil sel surya itu mencakup struktur parkir menyerupai kanopi. Struktur ini menggunakan lensa Fresnel untuk memfokuskan sinar matahari pada mobil dan meningkatkan efisiensi sel surya. “Ini dikembangkan dengan Georgia Institute of Technology dan menggeser posisi mobil sepanjang matahari bergerak melintasi langit,” paparnya.

Mobil tersebut juga memiliki port standar untuk terhubung ke stasiun pengisian.

Ford memperkirakan, pada tahun 2013 telah terjual lebih dari 85.000 jenis hybrid dan kendaraan listrik.

Sementara itu mobil listrik hibrida keluaran Toyota Motor Corp, Prius, memiliki panel surya opsional. Energinya menggerakkan kipas untuk mensirkulasikan udara di dalam kendaraan ketika diparkir di bawah sinar matahari langsung. Begitu pula Nissan Motor Co yang menawarkan Leaf, kendaraan listrik yang menggunakan panel surya. Leaf membantu menjaga baterai mobil saat di­charge.(wh)