Ford Riset Kemudi Otomatis

Ford Riset Kemudi Otomatis

Ford bekerja sama dengan Stanford University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) menyelidiki “tantangan teknis” yang dihadapi kendaraan otonom. Sebuah istilah sistem otomatis tentang pengambilalihan beberapa fungsi mengemudi.

Disampaikan Mark Fields chief operating officer Ford, saat pembukaan Washington Auto Show pertengahan pekan ini, Ford Motor Co mengajak pula bergabung MIT dan Stanford bersama-sama mengembangkan penelitian teknologi mengemudi otomatis. Dia memperkirakan kendaraan yang bisa mengemudi secara otomatis bisa terwujud tahun 2025.

Pada pameran otomotif tersebut Ford memamerkan Fusion Hybrid untuk riset mengemudi otomatis. Ford Fusion Hybrid dapat beroperasi sendiri namun masih tetap dengan pengawasan pengemudi.

Field mengemukakan pada masa depan mobil dapat berkomunikasi dengan mobil lainnya di semua penjuru dunia sehingga meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan lalu lintas dan memberi manfaat pada lingkungan.

“Bukan khayalan lagi untuk membuat kendaraan dengan navigasi otonom termasuk parkirnya,” kata Field seperti dilansir Reuters.

Teknologi untuk kendaraan tersebut mirip dengan sistem pada kelelawar atau lumba-lumba yaitu menggunakan gelombang suara. Kendaraan tersebut dapat mengetahui adanya benda bergerak seperti pejalan kaki, mobil, dan hewan.

Ford mengatakan MIT akan fokus meneliti cara-cara untuk memprediksi gerakan kendaraan lain. Teknologi ini akan memungkinkan kendaraan untuk merencanakan jalur aman demi menghindari kendaraan lain maupun pejalan kaki.

Stanford akan meneliti cara manuver kendaraan yang memungkinkan sensor bisa  “menembus” penghalang  di sekitar. Penelitian itu bertujuan untuk membuat kendaraan mampu berpikir seperti manusia sehingga mengemudi akan lebih aman. Dia  tidak mengungkapkan berapa banyak dana yang disiapkan untuk penelitian itu. (bh)