Fokus di PS, Sony Kurangi Produk TV dan Ponsel

Fokus di PS, Sony Kurangi Produk TV dan Ponsel
foto:androidguys

Sony berencana memangkas biaya produksi pada divisi produk televisi dan perangkat mobile berbasis Android di tahun 2015 mendatang. Pada bisnis ponsel pintar, Sony mengalami kerugian berturut-turut dan berulang kali memotong perkiraan penjualan ponsel pintar.

Pemangkasan biaya produksi ini bertujuan mengembalikkan keuntungan dari televisi dan ponsel pintar. Dalam bisnis ponsel pintar, Sony akan mengurangi jumlah model ponsel. “Kami tidak bertujuan pada volume atau pangsa pasar tetapi lebih mengutamakan keuntungan,” kata Kepala Divisi Mobile Sony, Hiroki Totoki, seperti dikutip dari Reuter.  Perusahaan akan mengumumkan rencana pemangkasan produksi lebih rinci pada Maret 2015.

Tahun ini, Sony sebelumnya menargetkan ponsel pintarnya terjual sebanyak 50 juta unit, namun target itu diturunkan menjadi 41 juta. Kuartal ketiga 2014 perusahaan juga membukukan kerugian sebesar USD 1,2 miliar, salah satunya disebabkan oleh anjloknya penjualan ponsel pintar.

Sony mengatakan bakal memperkuat divisi sensor gambar dan konsol game (Play Station). Bisnis sensor gambar diprediksi tumbuh sebesar 70 persen guna menghasilkan pendaptan senilai USD 12,7 miliar.

Baru-baru ini, permintaan komponen sensor gambar Sony juga meningkat dari para produsen ponsel pintar asal China. Sensor gambar Sony yang dipakai untuk kamera juga diadopsi oleh produk premium Apple dan Samsung. Sony juga akan bergantung pada pertumbuhan kuat konsol game PlayStation 4 untuk mengimbangi kerugian pada divisi ponsel pintar. Perusahaan asal Jepang itu memprediksi produk PlayStation 4 bakal mencapai USD 13,6 miliar pada kuartal keempat 2014. (cnn/ram)