Final, 104 Bangli KBS Digusur Pekan Depan

Final, 104 Bangli KBS Digusur Pekan Depan
Kepala Satpol PP Surabaya Irvan Widyanto

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya Irvan Widyanto memastikan penggusuran akan dilakukan pada Rabu (17/9/2014) pekan depan. Ini karena pihaknya telah selesai melakukan sosialisasi kepada 104 penghuni bangunan liar (bangli) dan pedagang kaki lima (PKL) di jalan Setail Surabaya pada pekan lalu.

“Tadi siang kami telah melakukan koordinasi dengan camat Wonokromo, lurah, Dinas PU, dan instansi lain yang terkait untuk melaksanakan penertiban bangli dan PKL di belakang KBS (Kebun Binatang Surabaya),” terang Irvan saat dihubungi enciety.co, Selasa (9/9/2014).

Menurut Irvan, hasil dari rapat koordinasi tersebut satu di antaranya menentukan pelaksanaan eksekusi penertiban bangli dan PKL yakni pada Rabu (17/9/2014) mendatang. “Dari 104 bangli dan PKL tersebut ada sekitar 84 PKL, dan sisanya adalah bangli yang dihuni warga secara liar,” bebernya.

Untuk merealisasikan rencana pelaksanaan penertiban tersebut, Irvan mengaku telah menyiapkan 200 personel Satpol PP Surabaya. “Itu juga akan ditambah temen-temen dari Dinas PU, dan Linmas Surabaya,” tambahnya.

Sementara itu terkait relokasi para PKL, sementara ini Irvan telah berkoordinasi dengan pihak KBS agar memberi kesempatan untuk berdagang di kawasan KBS. “Kami akan tampung PKL di KBS> Sementara itu kami akan data dulu jumlah PKL yang ada di jalan Setail itu,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama, Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Ratna Achjuningrum menjelaskan bahwa penertiban bangunan liar di Jalan Setail merupakan kewenangan pemkot.

“Itu kewenangan sepenuhnya Pemkot. Kita siap mensupport, di antaranya mempersilahkan PKL berjualan di dalam KBS” tuturnya.

Setelah selesai dilakukan pembongkaran, rencananya lahan belakang KBS tersebut akan digunakan sebagai tempat parkir pengunjung KBS.

“Sebab lahan parkir KBS saat ini akan digunakan untuk menempatkan satwa yang kandangnya dipugar. Karena itu parkir pengunjung KBS nantinya dipindah ke belakang,” tutur dia. (wh)