Film The Interview, Pemicu Hacker Korut Serang Sony

Film The Interview, Pemicu Hacker Korut Serang Sony

Chief Executive Officer (CEO) Sony, Kazuo Hirai, ternyata sudah sejak lama mengkhawatirkan reaksi Korea Utara (Korut) terhadap film terbaru perusahaan yang akan dirilis pada Hari Natal, The Interview. Bahkan Hirai meminta Sony Pictures untuk mengubah bagian penting dalam film tersebut, jauh sebelum serangan cyber besar-besaran terjadi.

The Interview yang dibintangi Seth Rogen dan James Franco adalah film komedi, menceritakan upaya pembunuhan terhadap pimpinan Korut, Kom Jong Un. Hirai pun meminta film The Interview tidak terlalu ekstrim, setelah Pyongyang mengecam film tersebut. Informasi ini berasal dari email yang diduga dicuri dari studio film Hollywood Sony, serta merupakan salah satu dari file yang bocor pasca serangan cyber terhadap perusahaan.

Menurut yang dilansir Chicago Tribune, email itu berisi percakapan Hirai, Co-Chairman Sony Pictures Entertainment Amy Pascal, serta Rogen selaku penulis dan sutradara film. Adegan yang minta diubah adalah saat Kim digambarkan diserang oleh tank shell, sehingga kepalanya meledak.

Pascal mengatakan kepada Hirai bahwa dia harus menghubungi orang-orang yang membuat film tersebut, termasuk Rogen. Ketertarikan Hirai terhadap film ini menunjukkan kekhawatirannya dengan sikap keberatan Korut terhadap film tersebut. Juru bicara Sony mengatakan, Hirai sangat jarang meninjau adegan tertentu dalam film.

Korut pada Juli menyampaikan keberatannya atas perilisan The interview kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, Korut juga menuduh Amerika Serikat (AS) mensponsori terorisme dan melakukan aksi perang karena mengizinkan produksi film tersebut.  (lp6)