Film Cinderella Rajai Box Office

cinderella
Film Cinderella (2015) merajai box office di bioskop-bioskop kawasan Amerika Utara (Amerika Serikat/AS dan Kanada) pekan lalu. Karya sinema Walt Disney tersebut mencetak penjualan tiket USD 70 juta pada pekan pertama pemutarannya. Film yang dibintangi oleh Lily James, Richard Madden, dan Cate Blanchett itu pun menempati rangking kelima yang sukses menjalani debutnya pada bulan Maret. Penonton Cinderella mencapai 66 persen merupakan para wanita, dan 66 persen di antaranya pergi bioskop dengan mengajak keluarganya.

Film tersebut meraih penilaian A dari CinemaScore, sehingga mendapatkan apresiasi bagus dari para penonton. Dengan penilaian itu, diperkirakan Cinderella tetap berkibar selama beberapa pekan mendatang. Total pendapatannya pun diproyeksikan bisa mencapai USD 200 juta hingga akhir penayangannya.

Jika dibandingkan dengan film fantasi live-action milik Disney lain, penerimaan pada pekan debutnya melampui Maleficent senilai USD 69,4 juta dan sedikit lebih rendah dibandingkan Oz The Great and Powerful USD 79,1 juta. Pendapatan fil Cinderella ini juga masih jauh lebih baik dibandingkan dengan Snow White and the Huntsman senilai USD 56,2 juta.

Tidak hanya di Amerika Utara, Cinderella meraih kesuksesan di sejumlah wilayah lainnya. Di mancanegara (di luar AS dan Kanada), film tersebut juga meraup penjualan tiket yang cemerlang. Sebab, film besutan dari sutradara Kenneth Branagh ini berhasil meraup uang USD 62,4 juta di 31 negara. Negara penyumbang penerimaan terbesar adalah China sebanyak USD 25 juta dan Rusia USD 7,3 juta.

Film itu juga sukses di Meksiko dengan meraih pendapatan USD 5 juta dan Italia USD 4,6 juta. Cinderella mendapatkan debut yang mengesankan di Filipina, Thailand, dan Malaysia. Pekan ini, film ini akan tayang di Prancis, Australia, Brasil, dan akan tayang terakhir di Jepang pada April mendatang.

Cinderella berisikan cerita tentang Ella (Lily James), yang terpaksa tinggal bersama dengan ibu tiri dan dua anaknya, Anastasia (Holliday Grainger) dan Drisella (Sophie McShera), setelah sang ibu meninggal dunia. Penderitaan Ella pun bertambah saat sang ayah ikut wafat. Kehidupan yang awalnya bahagia, kini berubah saat ibu tirinya memperlakukan Ella seperti pembantu. Namun, kehidupan Ella akhirnya tiba-tiba berubah ketika bertemu dengan pangeran tampan di sebuah pesta dansa. (bst)