FIFA Skorsing Salah SatuPetingginya 7 Tahun

Aturan Baru FIFA: Laga Dihentikan 3 Menit buat Perawatan Cedera
foto:telegraph

FIFA menjatuhkan skorsing sangat berat kepada mantan Presiden Asosiasi Sepakbola Cile, Harold Mayne-Nicholls, yakni larangan melakukan aktivitas yang terkait dengan urusan sepakbola selama tujuh (7) tahun.

Menurut keterangan resmi FIFA, skorsing tersebut dijatuhkan Komite Etis. Perihal informasi lanjutan terkait penyebab dijatuhkannya sanksi itu baru—Mayne-Nicholls diyakini telah melanggar aturan kode etik—akan dirilis secara lengkap manakala keputusan telah berlaku efektif.

Mayne-Nicholls, 54 tahun, merupakan sosok yang ditunjuk FIFA untuk menjadi Ketua Tim yang mencermati dan mengawasi jalannya bidding atau penawaran tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 yang akhirnya dimenangi Rusia dan Qatar.

Mayne-Nicholls, merupakan salah satu dari lima petinggi senior FIFA yang diinvestigasi pada 2014 lalu. Adalah Mayne-Nicholls, yang dalam laporannya pada FIFA pada 2010, mengungkapkan kepeduliannya yang sangat tinggi perihal tingginya temperatur di Qatar, mencapai 50 derajat Celcius, andaikata Piala Dunia 2022 digelar di musim panas.

“Komite Etis yang dipimpin Hans-Joachim Eckert, memutuskan menjatuhkan skorsing selama tujuh tahun kepada Harold Mayne-Nicholls, mantan Ketua Tim Evaluasi Tawaran Piala Dnia 2018 dan 2022 dan mantan Presiden Asosiasi Cile. Keputusan ini diambil setelah mendengarkan sidang dengar pendapat dengan yang bersangkutan di depan komisi investigasi Komite Etik yang dipimpin Dr Cornel Borbely,” demikian pernyataan resmi FIFA.

Menurut investigasi yang dilansir Sunday Times, Mayne-Nicholls, mengungkapkan ketidakyakinannya akan tawaran Rusia dan Qatar. Dalam laporannya itu, pendapat Mayne-Nicholls dikesampingkan Komite Eksekutif menjelang pemungutan suara yang dilakukan FIFA pada 2 Desember 2010. (bbc)