Fans Bernyanyi Rasis, AS Roma Disanksi

Fans Bernyanyi Rasis, AS Roma Disanksi

Para ofisial Liga Italia pada Kamis waktu setempat menjatuhkan sanksi kepada bola AS Roma, berupa penutupan sebagian tribun stadion, setelah para penggemar klub sepak bola itu didakwa menyanyikan lagu-lagu bersifat diskriminatif pada pertandingan Piala Italia melawan Napoli.

Dengan adanya sanksi tersebut, seperti dilaporkan AFP, maka tribun-tribun utara dan selatan Roma akan ditutup bagi para penggemar pada pertandingan kandang Giallorossi melawan Sampdoria (16 Februari 2014) dan Inter Milan (2 Maret 2014).

Roma menang 3-2 atas Napoli pada pertandingan pertama semifinal Piala Italia pada Rabu. Bagaimanapun, pertandingan tersebut dinodai oleh sejumlah sektor di Stadion Olimpico yang menyanyikan yel-yel diskriminatif tertuju pada kubu Napoli.

Pernyataan yang dikeluarkan para ofisial Liga Italia pada Kamis menyoroti lirik lagu yang berbunyi, “Cuci mereka, cuci mereka, cuci mereka dengan api dari Vesuvius,” yang terdengar beberapa kali sepanjang pertandingan.

Lagu itu mengacu pada Gunung Vesuvius, gunung berapi yang menghadap kota Naples dan erupsinya pada 79 Masehi memicu kerusakan Pompeii, dan sering dinyanyikan oleh para penggemar klub-klub rival untuk menghina dan memprovokasi pendukung Napoli.

Bagaimanapun, cara itu dinyatakan tidak dapat diterima oleh otoritas sepak bola Italia, ketika mereka berupaya menghapus rasisme serta diskriminasi regional telah menodai rivalitas sepak bola dalam negeri selama bertahun-tahun.

Ketua AS Roma Italia Zanzi mengatakan saat ini klub belum memutuskan apakah akan melakukan banding terhadap keputusan itu, tetapi menambahi, “Namun kami ingin menggaris bawahi bahwa kami menentang segala bentuk diskriminasi.” (bh)