Facebook Rilis Standar Komunitas bagi Penggunanya

Pengguna Aktif Bulanan Facebook Capai 1,35 Miliar

Facebook mengeluarkan pedoman standar komunitas terbarunya. Pedoman ini memberikan penjelasan lebih terperinci mengenai hal-hal apa saja yang boleh dimuat di situs jaringan sosial tersebut. Dalam panduan terbaru ini juga dimuat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan unsur ketelanjangan, kekerasan, kebencian, dan topik-topik lainnya yang menjadi perdebatan selama ini.

Jaringan sosial terbesar di dunia mengatakan pihaknya tidak mengizinkan kelompok yang mempromosikan kegiatan teroris, kegiatan kriminal terorganisasi, atau mempromosikan kebencian. Pedoman baru ini menyebutkan Facebook akan mencopot gambar grafis sadis yang dimuat atau postingan yang merayakan atau mengagungkan kekerasan. Masalah pornografi atau hal-hal yang berkaitan dengan ketelanjangan juga dihapus dalam banyak kasus, tetapi diperbolehkan untuk gambar menyusui, seni atau yang berkaitan dengan kondisi medis.

“Standar ini dirancang untuk menciptakan lingkungan di mana orang merasa termotivasi dan diberdayakan untuk memperlakukan satu sama lain dengan empati dan hormat,” demikian ditulis dalam sebuah postingan blog dari Kepala Kebijakan Global Facebook, Monika Bickert dan Wakil Penasihat Umum Chris Sonderby. “Kebijakan dan standar kami sendiri tidak berubah, kami telah mendengar dari orang-orang bahwa hal ini akan membantu untuk memberikan kejelasan dan contoh, itulah yang kami lakukan dengan pembaruan pada hari ini.”

Pedoman baru ini juga mengatakan anggota Facebook harus menggunakan nama asli mereka, sebuah langkah yang diterapkan untuk menanggapi kritik dari orang-orang yang menggunakan nama panggung atau nama penmapilan mereka, bukan nama asli mereka. (bst)