Enciety: Sektor Investasi Saham Tumbuh pada 2017

Enciety: Sektor Investasi Saham Tumbuh pada 2017

Indah Kartini Damayanti, Brach Manager Sekuritas Phintraco Sekuritas, Dewi Sriana Rihantyasni, Kepala BEI Pusat Informasi Go Public Surabaya, dan Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (6/10/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Enciety Business Consult (EBC) mencatat, sepanjang tahun 2017, ada beberapa sektor investasi saham yang telah tumbuh dan berkembang. Selain kinerja sektor konsumsi yang memiliki angka prosentase yang tinggi, sektor saham jasa keuangan tercatat makin meroket kinerjanya.

“Sampai dengan pertengahan September 2017, kami mencatat untuk indeks kinerja sektor jasa keuangan meningkat hingga 21,6 persen. Lalu, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, sektor infrastruktur juga meningkat hingga 16,27 persen. Di sektor industri dasar dan kimia juga mengalami kenaikan hingga mencapai 12,9 persen,” kata Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (6/10/2017).

Acara tersebut juga menghadirkan narasuber Brach Manager Sekuritas Phintraco Sekuritas Indah Kartini Damayanti,  Kepala BEI Pusat Informasi Go Public Surabaya Dewi Sriana Rihantyasni.

Menurut Kresnayana, ada hal yang menarik dari sektor investasi konsumsi. Sampai pertengahan September 2017, telah terjadi penurunan kinerja terjadi pada sektor konsumsi. Secara rata-rata, nilai kinerja pada sektor konsumsi mencapai angka 11-12 persen. Namun sampai dengan pertengahan September 2017 ini, angkanya hanya mencapai 9,41 persen.

“Di sisi lain, kami juga mencatat hasil positif juga untuk sektor pertambangan angkanya meningkat hingga 5,3 persen. Lalu untuk kinerja sektor perdagangan angkanya lebih dari 6 persen,” papar pakar statistik ITS ini.

Kresnayana menambahkan, peningkatan kinerja untuk sektor pertambangan dan perdagangan ini merupakan sinyal positif bagi pera pelaku usaha di tahun 2018 mendatang.

“Sampai dengan saat ini, indeks rata-rata kinerja dari para emiten atau perusahaan publik telah mencapai 5.900. Lantas, kami memprediksi kinerja ini bakal terus meningkat di akhir tahun hingga mencapai angka indeks 6.000,” pungkas dia. (wh)