Empat Pekan Emas Turun Beruntun

 

Empat Pekan Emas Turun Beruntun

Genap empat pekan harga emas turun beruntun. Jumat lalu (26/9) emas ditutup di harga $1217.28 /t oz. Candle mingguan menunjukan bentuk doji alias bimbang. Selama sepekan lalu, emas dibuka di harga 1215.04, sentuh harga tertinggi di 1235.45 dan terendah di 1206.49 serta ditutup di harga yang tak jauh beda dengan harga pembukaan awal pekan. Itulah signal doji.

Penguatan dollar menyusul data ekonomi AS yang apik, dan bursa saham AS yang kembali menguat pasca mengalami sell off serta ekonomi AS yang berekspansi dengan laju tercepat sejak tahun 2011, membuat permintaan logam mulia sebagai investasi alternatif menutun.

Data dari pemerintah AS menunjukkan produk domestik bruto tumbuh 4,6 persen di kuartal kedua dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan rilis sebelumnya sebesar 4,2 persen. Sementara data dari Thomson Reuters/University of Michigan menunjukkan sentimen konsumen AS pada bulan September berada pada level tertinggi dalam lebih satu tahun terakhir menyusul naiknya optimisme akan perekonomian dan outlook income kedepan yang lebih baik. Data-data tersebut kembali memicu penguatan dollar.

Emas turun ke level terendah sembilan bulan pada hari Kamis, sebelum berhasil pulih akibat sell off bursa AS hingga mencatat penurunan harian terbesar dalam dua bulan terakhir, yang mendorong investor mencari aset safe haven seperti emas.

Dini hari tadi (29/9) emas dibuka di harga 1218.62 dan saat tulisan ini dibuat (pkl 16.21 WIB) emas sedang running di 1219.00. [Mr I Care]

Berikut ini Trading Plan Gold Senin, 29 September 2014

  • Buy Stop = R1 = area 1228.00
  • Sell Stop = S1 = area 1212.75
  • TP 2-3 pips SL -3 pips
  • No SL = Trailling Stop 200
  • 03.00 / GMT +7 / Order Delete

 Disclaimer: Transaksi komoditi, forex, indeks, option disamping memiliki peluang keuntungan yang besar juga mengandung resiko kerugian yang besar. Pelajari sistem, metodologi dan segala mekanisme transaksinya secara mendalam. Rencanakan segala transaksi Anda, hitung kebutuhan modal, target keuntungan dan manajemen resikonya.