Empat Mahasiswa UKP Boyong Piala di LKTI

Empat Mahasiswa UKP Boyong Piala di LKTI
Cynthia Candradewi, Stefanie Mariana Linardi, Derried Anwar, dan Hendry Sugianto Setiawan, mahasiswa UKP Surabaya berhasil menorehkan prestasi dengan memboyong jawara kedua di LKTI.

Empat mahasiswa dari Program Program Studi Teknik Industri Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya berhasil memboyong piala dalam ajang tingkat nasional Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Mereka adalah Cynthia Candradewi, Stefanie Mariana Linardi, Derried Anwar, dan Hendry Sugianto Setiawan yang berhasil menyabet juara dua dalam The 15th LKTI yang diselenggarakan oleh Teknik Industri Universitas Indonesia.

Kompetisi ini mengusung tema Increasing the Competitiveness of Gas-based Industry to Support Energy Security Through Strategic Management. Empat mahasiswa UKP tersebut berhasil menyisihkan puluhan peserta dari 25 universitas terbaik di seluruh Indonesia yang berhasil melewati preliminary stage.

Dalam babak pertama, peserta diuji wawasannya mengenai keilmuan Teknik Industri. “Kami diminta mengerjakan soal baik dalam bentuk pilihan ganda maupun esai. Kemudian nilai hasil mengerjakan soal tersebut di jumlahkan menjadi satu untuk menjadi modal awal menghadapi babak kedua berupa simulasi”, ungkap Cynthia Rabu (25/3/2015).

Mahasiswi angkatan 2011 di UKP Surabaya itu juga menceritakan dalam lomba tersebut juga diadakan simulasi. Para peserta diminta menggunakan modal nilai yang sudah diperoleh sebelumnya di babak pertama. Hal ini untuk digunakan mencari lima tim terbaik dengan nilai tertinggi.

Babak ketiga kemudian berlangsung selama dua hari berturut–turut. Mereka disuruh untuk presentasi atas studi kasus yang ada. “Beranggotakan empat orang mahasiswa, babak ketiga ini lebih berat. Puji Tuhan kami bisa menyelesaikannya dengan baik”,” katanya lagi.

Pada saat di umumkan sebagai lima besar, empat mahasiswa UK Petra tersebut tidak menyangka bahkan hingga menyabet juara kedua. Sebelum melakukan presentasi, dalam babak ketiga tersebut kelima finalis mendapatkan sharing dari Perusahaan Gas Negara (PGN).

“Masalahnya yang kami angkat, yakni persoalan cadangan gas di Indonesia saat ini.  Bagaimana caranya agar gas ini tetap bisa di gunakan beberapa tahun ke depan. Kelompok kami  pun berupaya memberikan usulan solusi yang strategis dan bermanfaat jangka panjang”, tambahnya.

Tak sia-sia, usaha Cynthia dan sejawatnya berhasil membawa mereka menjadi jawara kedua dan mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan sebesar USD 1.750 dollar. LKTI sendiri merupakan kegiatan tahunan yang di kelola oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Industri (IMTI) UI sejak tahun 2001. Kompetisi ilmiah ini dibuat untuk mengasah kemampuan para mahasiswa Teknik Industri dalam hal pemecahan masalah industri di dunia nyata.(wh)