Emas dan Perak Menanti Dua Data High Impact Amerika

 

Emas dan Perak Menanti Dua Data High Impact Amerika

Jejak Emas masih dibayangi pola konsolidasi, kendati tendensi menurun masih pekat, sebagaimana terjadi pada Perak dan Minyak Mentah.  Spekulasi yang menyebar di ranah pasar uang dan komoditi pasca Fed Minutes pekan kemarin, bahwa Fed berpeluang mendongkrak suku bunga sesegera mungkin cukup efektif meredam gerak Emas dan Perak.

Bahkan laporan Bloomberg terakhir pada tanggal 25 Agustus, mengabarkan bahwa  para fund manager mereduksi  posisi beli Emas untuk ketiga kalinya dalam empat pekan terakhir.

Dalam rentang transaksi 16 pekan, emas telah menyusut sebanyak 5%, berbarengan dengan data indikator ekonomi AS untuk item perumahan dan manufacturing yang tampil meyakinkan.

Frasa tersebut nampaknya menjadi garis batas yang tetap diperhatikan oleh para trader dan investor untuk setidaknya lebih hati-hati dalam merengkuh Emas, sebagai lindung nilai inflasi, sehingga sejauh ini Emas dan juga Perak belum beranjak dari tekanan jual.

Data vital yang akan menjadi titik atensi para trader dan investor komoditi hari ini adalah USD Durable Goods Order pada jam 19.30 WIB dengan estimasi  naik 0.5 persen dari kenaikan sebelumnya 1.9 persen, disusul dengan publikasi USD CB Consumer Confindence pada jam  21.00 WIB dengan estimasi 89.1 dibanding data sebelumnya 90.9.

Jika kedua data berkualifikasi high impact terhadap gerak dollar tersebut berlabel “sangat memuaskan”, maka komoditi unggulan akan kembali tertekan. (mr I care)