Elvi LCGC Targetkan Penjualan 200 Unit

 

Elvi LCGC Targetkan Penjualan 200 Unit

Belum banyaknya mobil listrik dipasaran mendorong PT Great Asia Link (GRAIN) optimistis penjualan mobil listrik bisa terkaver. Awal tahun ini, produsen mobil Elvi itu mampu menjual 20 ribu unit sejak di-launching Februari silam.

Mobil listrik ini masuk kategori Multi Purpose Vehicle (MPV) ini diproduksi secara massal dengan banderol Rp 200 juta per unit. Harga tersebut relatif lebih murah bila dibanding mobil listrik di luar negeri.

Manager Marketing and Sales Haryanto Setiawan menyebut tahun ini diharpkan bisa mendorong penjualan. Kita optimistis tahun ini semua kapasitas produksi bisa terjual hingga akhir tahun,” jelasnya kepada wartawan pada pameran P3DN di Grand City, Rabu (30/4/2014).

Elvi baru diproduksi tahun 2014.Nilai investasinya sekitar Rp 200 miliar. Sementara tahun ini pihak GRAIN telah memproduksi mobil serupa dengan dua jenis Elvi pick up dan city car.

Untuk Elvi City Car memiliki 1000 CC mampu menempuh jarak 120 km. Sementara sumber tenaga listrik didapat dari pengisian (charge) selama enam jam. Dibutuhkan tenaga listrik sebesar 2.000 watt untuk mengisi tenaga listrik mobil ini.

“Mobil ini sudah lolos uji, dan kita sudah menjajal di kawasan Tretes, Trawas, dan Prigen. Sengaja kita pilih tanjakan untuk mengetahui, sejauh mana kemampuan mobil listrik ini melintasi jalan menanjak dan turunan,” urainya.

Haryanto mengaku sudah mengantongi ijin layak jalan dari Mabes Polri, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian. Pihak produsen menjamin Bukti Pembelian Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kedepan pihak GRAIN mendorong PT PLN untuk menyediakan electrical station. Sebab untuk mengisi daya dibutuhkan tenaga sebesar 2.000 watt, sementara konsumsi listrik di rumah rata-rata 1.300 watt.

“Saat ini sudah ada listrik isi ulang yang disediakan PLN. Cukup murah, hanya Rp10.000 untuk mengisi selama enam jam,” tutupnya. (wh)