El Nino Bayangi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Tarif Angkutan, Menteri Keuangan, Pemerintah Daerah, Himbauan

El Nino disebut mulai mengancam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, nantinya hal tersebut akan mempengaruhi sektor pertanian yang merupakan pendorong inflasi. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, el nino akan berpengaruh besar terhadap inflasi yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi terancam. Pasalnya, ekonomi Indonesia saat ini sangat bergantung pada konsumsi rumah tanggga, dan konsumsi rumah tangga bergantung pada daya beli masyarakat.

“Jadi ada multiplier effect, inflasi ditentukan oleh harga pangan yang bergejolak, yang utamanya beras. Produksi beras turun kalau ngga diatur dengan baik, maka harga akan naik,” ujar Bambang di Jakarta.

Dia melanjutkan, el nino diperkirakan akan terjadi pada bulan ini hingga Desember mendatang. “Dan pada September dan Oktober merupakan musim panen, yang kemungkinan akan kena dampaknya. Yang paling banyak katanya di Jawa, Luar Jawa semuanya di bagian Selatan,” tambah dia.

Seperti diketahui, pada semester II-2015 ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,7 persen, melambat jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5,08 persen.

Sementara itu, target pertumbuhan ekonomi 2015 yang dicanangkan pemerintah berkisar lima hingga 5,2 persen. Artinya, untuk mencapai target tersebut pemerintah perlu menggenjot pertumbuhan ekonomi di semester II 2015 di atas lima persen.

Hal tersebut dinilai beberapa pihak cukup sulit. Pasalnya jika El-Nino terjadi seperti yang diprediksi BMKG hingga mengenai wilayah Jawa, maka sektor pertanian akan terkena dampaknya. Sedangkan pada kuartal II industri pertanian menempati peringkat kedua terbesar yaitu 14,33 persen, setelah industri pengolahan. (lp6)