Ekspor Kopi Flores ke AS Meningkat

 

Ekspor Kopi Flores ke AS Meningkat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong peningkatan ekspor kopi Flores ke Amerika Serikat (AS) melalui pemberian modal kepada petani.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Provinsi NTT, Yohanes Tay Ruba mengatakan, pemda membantu modal usaha para petani kopi melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 1,5 miliar.

“Bantuan modal usaha tersebut untuk perkuat modal sehingga ekspor kopi ke Amerika Serikat terus dilakukan,” kata Yohanes Tay kepada SP di ruang kerjanya, Kupang, Senin (14/7/2014).

Selain itu, pemerintah pusat juga membangun gudang serta peralatan untuk 16 Unit Pengolahan Hasil (UPH) yang berada di Kabupaten Ngada, NTT. “Harapan pemerintah provinsi adalah 16 UPH itu menjadi koperasi, sehingga usaha petani kopi berkembang lebih baik,” katanya.

Kabupaten Ngada, Flores, NTT, berada di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut, menyuguhkan pesona alam yang asri di bawah hamparan kaki Gunung Inerie dan hamparan hutan kopi arabika organik dengan ketinggian 1 meter hingga 3,5 meter. Suhu udara dingin sepanjang hari berkisar 15 – 27 derajat celsius, membuat daerah itu menjadi penghasil kopi terbesar di NTT. (bst/ram)