Ekonomi Lesu, Penjualan Mobil Murah Tak Bergairah

Ekonomi Lesu, Penjualan Mobil Murah Tak Bergairah
sumber foto: moorookahyundai

Penjualan mobil di pasar nasional sapanjang empat bulan awal tahun ini belum menunjukkan tren positif. Kondisi perekonomian yang belum stabil membuat daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda empat menjadi menurun. Segmen mobil murah yang diharapkan dapat mendongkrak penjualan belum menunjukkan tajinya. Meski dibanderol dengan harga cukup terjangkau, mobil jenis ini nyatanya tidak menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan di segmen low cost green car (LCGC) selama April lalu lebih sedikit dibanding Maret 2015.  Dengan kata lain penjualan mobil murah masih terlihat lesu.

Penjualan selama April 2015, mobil murah keluaran  Astra Toyota yakni Agya berada di posisi teratas dengan perolehan 4.506 unit. ‘Sang adik’, Astra Daihatsu Ayla menyusul dengan membukukan penjualan sebanyak 3.044 unit. Honda Brio Satya mengunci posisi tiga dengan catatan 1.812 unit.

Sementara mobil murah lainnya, Suzuki Karimun Wagon R pada bulan lalu terjual sebanyak 1.103 unit. Sedangkan penjualan Datsun GO+ Panca dan GO Panca mencapai 1.711 unit dengan rincian 1.244 unit dan 467 unit. (oke)