Ekonomi Jatim Tumbuh 5,61 Persen

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,1 Persen

Perekonomian Jawa Timur triwulan III-2016  tumbuh sebesar 5,61 persen.  Ini diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 480,04 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp 362,48 triliun. Hal itu disampaikan oleh Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono, Senin (7/11/2016).

“Ekonomi Jawa Timur triwulan III-2016 bila dibandingkan triwulan III-2015 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,61 persen, meningkat bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,53 persen. Dari sisi produksi, hampir semua lapangan usaha tumbuh positif kecuali Kategori Pengadaan Listrik, Gas dan Produksi Es yang mengalami kontraksi 1,55 persen,” terang Teguh.

Kata dia, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 17,48 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Net Ekspor Antar Daerah sebesar 20,81 persen.

“Ekonomi Jawa Timur triwulan III-2016 mengalami pertumbuhan 3,84 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Dari sisi produksi, hampir semua lapangan usaha tumbuh positif, kecuali pertumbuhan lapangan usaha Pengadaan Listrik, Gas dan Produksi Es mengalami kontraksi sebesar 5,43 persen,” paparnya.

Perlu diketahui, perekonomian Jawa Timur triwulan III-2016 tumbuh sebesar 5,61 persen. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha, kecuali Kategori Pengadaan Listrik, Gas dan Produksi Es yang mengalami kontraksi sebesar 1,55 persen.  “Pertambangan dan Penggalian merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,48 persen, diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,46 persen, Informasi dan Komunikasi 7,74 persen. Untuk sektor transportasi dan Pergudangan 6,43 persen. Lalu sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 6,31 persen,” urainya. (ram)