Ekonom Bank Mandiri jadi Ketua Pansel KPK, Ini Alasannya

Ini 9 Wanita Anggota Pansel KPK

Menteri Sekretaris Negara (mensesneg) membeber alasan Istana memilih ketua panitia seleksi (pansel) KPK dengan latar belakang ekonom. Latar belakang teknokrat diangga mampu mengkoordinir pansel. Kemudian, pansel, kata dia, sifatnya adalah kolektif, bukan hierarkis dalam arti ketua lebih memiliki wewenang dibanding wakil ketua dan tujuh anggota lainnya.

“Karena dengan background beliau, ini kan apa, kita akan mem-back up agar kapasitas teknokratik mereka bisa teraktualisaikan dalam perumusan dan pelaksaan untuk seleksi pimpinan KPK,” kata Mensesneg Pratikno, di kompleks Kepresidenan, Jakarta.

Ketua pansel KPK dan anggotanya pula, menurut mensesneg, tidak harus memiliki latar belakang pendidikan maupun karier politik. Pasalnya, pansel hanya menyerahkan hasil kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen. Hal itu disampaikan Pratikno menanggapi latar belakang pansel yang dinilai sejumlah kalangan mengerti birokrasi dan politik.

Ketua pansel KPK yang dipilih merupakan ekonom teras dari Bank Mandiri. “Ini kan enggak bersinggungan dengan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) itu kan menyerahkan kepada presiden. Presiden bersinggungan dengan DPR,” lanjutnya.

Pekan depan direncanakan pansel KPK akan menemui Presiden Joko Widodo. Namun sebelumnya mereka akan melakukan pertemuan sejenis workshop dengan mensesneg, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Pardamean Laoly. (bst)