ECB Berlakukan Sistem Suku Bunga Negatif

 

ECB Berlakukan Sistem Suku Bunga Negatif

Mario Draghi, Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) melakukan gebrakan baru dengan menurunkan suku bunga mata uang Euro ke tingkat terendah dalam sejarahnya dari 0,25 menjadi 0,15 persen.

Selain itu, bank-bank yang memarkir uangnya di bank sentral akan dikenakan sanksi 0,1 persen. Inilah untuk pertama kalinya ECB memberlakukan sistem “suku bunga negatif” kepada bank-bank yang tidak menyalurkan dananya sebagai kredit untuk perusahaan-perusahaan swasta.

Tadinya, bank-bank yang menyimpan uang di ECB dikenakan suku bunga 0 persen, artinya mereka tidak mendapat bunga sama sekali. Walaupun begitu, masih banyak bank yang memarkir uangnya di bank sentral karena situasi ekonomi yang masih lesu dan resiko besar menghadapi kerugian.

Kebijakan ECB langsung mengakibatkan nilai tukar mata uang Euro di pasar bursa turun, menyentuh 1,35 dolar. Sedangkan indeks saham di pasar bursa Jerman DAX melonjak dan untuk pertama kalinya menembus angka 10.000.

Masih ada sat lagi, market mover kategori high impact bernama Non Farm Payroll AS yang akan dirilis Jumat malam nanti tentu akan memberikan efek kejut yang cukup besar terhadap dolar AS, euro dan juga emas. Nah selamat menunggu. [Mr I Care]

Berikut prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Kamis (3/8/2014).

EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.2940 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area support kunci 1.2860. Resisten terdekat tampak di area 1.3050, tembus lagi diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek menguji area 1.3105.

GBP/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek, khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 1.6305 untuk menambah momentum bearish mengincar area support kunci 1.6250. Di sisi atasnya, hanya penembusan konsisten diatas area 1.6460, baru dapat memicu scenario koreksi keatas menguji area 1.6515.

USD/JPY. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek mengincar area 105.50 sebelum menguji area resisten 106.60 di jangka panjang. Di sisi bawahnya, hanya penembusan dibawah area 104.60 baru dapat memicu scenario koreksi kebawah menguji area 104.15 sebelum akhirnya dapat diekspektasikan terjadinya recovery keatas kembali.

USD/CHF. Bias intraday bullish di jangka pendek, khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 0.9315 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 0.9340. Support terdekat tampak di area 0.9250, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9200.

AUD/USD. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek, khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 0.9400 untuk memicu momentum bullish mengincar area 0.9425 sebelum menuju target resisten 0.9450. Sementara support terdekat tampak di area 0.9355, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek menguji area 0.9315.

XAU/USD. Turunnya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dan stabilnya pergerakan harga emas di bawah MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, emas perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat memicu aksi bargain-hunting. Strategi: sell-on-rally dengan stop-loss 1272 dan profit-target 1250. Sementara itu, kenaikan stabil di atas 1271 dapat membuka kesempatan pengujian area 1277.

Hang Seng Futures. Bias neutral untuk jangka pendek dengan kisaran perdagangan 25160 – 25500. Naiknya indikator Stochastic dan stabilnya Hang Seng di atas MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tenaga kenaikan. Namun, mendatarnya indikator MACD pada grafik harian dapat isyaratkan periode konsolidasi pasca rally kencang pada hari Rabu silam. Strategi: buy-on-weakness dengan stop-loss 25150 dan profit-target 25500. Sementara itu, penurunan stabil di bawah 25160 dapat membuka kesempatan pengujian area 25000.

Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek dengan kisaran perdagangan 15530 – 15845. Kesulitan Nikkei mencatatkan level penutupan harian di atas 15775 dapat sinyalkan terbentuknya pola double-top yang dapat memberikan tekanan penurunan. Namun, Nikkei masih diperdagangkan di atas MA 5-100-200 harian dan ini dapat sinyalkan masih adanya tenaga kenaikan. Strategi: buy-on-weakness dengan stop-loss 15680 dan profit-target 15845. Sementara itu, penurunan stabil di bawah 15690 dapat membuka kesempatan pengujian area 15610.

Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek seiring harga di tutup di bawah MA 50-100-200 dalam grafik 1 jam kemarin, namun kita harus berhati-hati dengan Stochastic yang berada di area oversold. Support terdekat terlihat di kisaran area 261.75, break di bawah area tersebut seharusnya memicu bearish lanjutan menuju area kunci support di wilayah 260.80. Untuk sisi atasnya, area 263.50 adalah level resisten terdekat, break di atas area tersebut dapat memacu pergerakan bullish lainnya menuju wilayah 264.40. [Mr. I Care ]

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini hanya bersifat informasi saja. Mr I Care berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.