E-Kiosk, Layanan Baru PT KAI untuk Pemesanan Tiket

E-Kiosk, Layanan Baru PT KAI untuk Pemesanan Tiket
Pelayanan Pemesanan Tiket KA dengan E-Kiosk di Stasiun Surabaya Gubeng. Foto: humas KAI

Menjelang libur Natal 2015 dan tahun baru 2016, PT KAI semakin memudahkan masyarakat yang akan memesan tiket KA. Selain lewat online dan berbagai Channel Eksternal, kini masyarakat bisa memanfaatkan layanan baru dari PT KAI untuk memesan tiket KA, layanan tersebut bernama E-Kiosk.

Fasilitas terbaru ini berupa vending machine pembelian tiket KA (electronic kiosk/e-kiosk) yang akan semakin memudahkan calon penumpang untuk melakukan pembelian tiket KA tanpa harus mengantri di loket.

“Dengan E-Kiosk ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal, stasiun tujuan dan jumlah penumpang, serta menginput data berupa nama, nomor identitas, dan nomor telepon penumpang yang akan berangkat,” ujar Asisten Manager Eksterna Humas Daop 8 Luqman Arif, Rabu (116/12/2015).

Kata dia, input data dapat dilakukan melalui layar touch screen atau keyboard fisik yang ada pada mesin E-Kiosk. Calon penumpang juga dapat memilih posisi tempat duduk di kereta saat melakukan pembelian tiket melalui mesin E-Kiosk.

Diajelakan Lukman, pemesanan/pembelian tiket KA melalui E-Kiosk ini dapat dilakukan H-90 atau pada hari keberangkatan (go show), satu jam sebelum keberangkatan KA. Setelah menginput data-data tersebut, calon penumpang dapat langsung melakukan transaksi pembayaran melalui mesin ini. Metode pembayaran yang dapat diterima, antara lain pembayaran tunai menggunakan uang pecahan Rp 2.000 sampai dengan Rp 100.000, pembayaran dengan kartu debit jaringan Alto, dan pembayaran dengan kartu T-Money dari Telkom.

“Setelah proses pemesanan dan pembayaran selesai, mesin E-Kiosk akan mengeluarkan struk tanda bukti pembayaran. Struk tersebut akan mencantumkan kode pemesanan/pembayaran tiket KA yang akan digunakan untuk mencetak tiket. Calon penumpang dapat melakukan cetak tiket pada fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun atau menukarkan struk pada loket penukaran untuk mendapatkan tiket KA,” jelas dia.

Di Daop 8 Surabaya, saat ini sudah tersedia 5 unit mesin E-Kiosk, masing-masing ditempat di Stasiun Surabaya Gubeng 2 unit, Surabaya Pasarturi 2 unit dan Stasiun Malang 1unit. Kedepan, jumlah unit E-Kiosk ini akan ditambah dan akan ditempatkan di Stasiun besar lainnya.

Sementara terkait ketersedian tiket KA pada angkutan Natal dan tahun baru, untuk keberangkatan KA di wilayah daop 8 Surabaya tanggal 20 Desember 2015 sampai 5 Januari 2016, KA dengan tujuan Jakarta masih tersisa 30%, tujuan Solo, Yogyakarta, Bandung masih tersisa 40% dan tujuan Jember, Banyuwangi tiket yang tersedia sekitar 45%. Animo masyarakat yang bepergian pada masa libur Natal dan Tahun baru ini diperkirakan sangat tinggi karena berbarengan dengan libur anak sekolah. Masyarakat yang belum memiliki tiket supaya memesan di berbagai channel pemesanan tiket KA. (wh)