Duh, Harga Cabai Kini sama dengan Daging Sapi

 

Duh, Harga Cabai Kini sama dengan Daging Sapi

Harga cabai rawit merah hingga saat ini tidak kunjung turun. Bahkan di penghujung tahun, harga cabai malah kian meroket ke level  Rp 100 ribu per kilogram  (kg) atau sama dengan harga daging sapi.

Mahalnya harga cabai tentu menjadi permasalahan bagi pedagang. Pasalnya, dengan naik harga cabai membuat mereka harus merogoh modal lebih untuk mendapatkannya.

“Dari sananya cabai rawit sudah Rp 85 ribu sampai Rp 90 ribu per kg,” ujar Imam (30), salah satu pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (26/12/2014).

Dia mengatakan, tingginya harga cabai memang paling terasa pada minggu ini. Pelanggan pun mengura ngi pembelian karena harga cabai kini sama dengan harga daging.

“Iya, sekarang harga cabai satu kilogram sama dengan daging  satu kilogram,” cetus dia.

Pedagang lainnya yaitu Hadi (49) mengatakan harga daging justru stabil sejak Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hingga kini harga daging masih pada kisaran Rp 95 ribu per kg untuk jenis sirloin, kemudian Rp 110 ribu per kg untuk tenderloin, dan daleman (paru, limpa, ati) pada Rp 60 ribu per kg.

“Bahkan harga Rp 95 ribu per kg itu sebelum lebaran. Lebaran itu naik paling Rp 100 ribu per kg. Kalau langganan tetap aja Rp 95 ribu per kg,” kata dia.

Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Jawa Timur Sukoco membenarkan jika cabai memang sedang tinggi.

Kata dia, di tingkat petani harga cabai merah rawit sudah mencapai Rp 68 ribu sampai Rp 70 ribu per kg. Sedangkan cabai merah keriting Rp 55 ribu per kg. Harga cabai tinggi salah faktor utamanya karena cabai sempat anjlok saat panen raya April, Mei, Juni 2014. Hal itu membuat petani enggan menanam kembali.

Sukoco mengatakan, harga cabai akan benar-benar pulih pada bulan ketiga tahun depan karena memasuki musim panen raya.

“Ramainya itu di bulan Maret sampai Juni. Itu betul-betul panen raya,” pungkas dia. (lp6/wh)