Drone AS Penuhi Langit Irak

 

Drone AS Penuhi Langit Irak

Pemerintah Amerika Serikat (AS) akhirnya meluncurkan drone yang dilengkapi dengan peralatan dan senjata canggih ke atas langit Baghdad. Hal tersebut disampaikan seorang sumber di Gedung Putih, Jumat (26/7). Pesawat tanpa awak itu bertugas melindungi 180 penasihat militer AS yang sedang berada di Ibukota Irak dalam rangka membantu Pemerintah Irak melawan pasukan militan ISIS.

Selama ini AS memang sudah menerbangkan sejumlah drone di kota-kota penting Irak namun tidak dilengkapi dengan senjata. Penggunaan drone bersenjata dengan tujuan menyerang harus melalui persetujuan Presiden AS Barack Obama.

Sementara itu, pemimpin pasukan Kurdi Masoud Barzani menyatakan daerah di sebelah utara Irak termasuk Kirkuk yang kaya akan minyak mulai sekarang berada dalam kekuasaannya. Hal itu ia ungkapkan karena pemerintah Irak terlalu lama menggelar referendum dan pasukan pemerintah secara perlahan-lahan mundur karena terus-terusan digempur ISIS.

Bulan ini, bagian utara Irak makin bergejolak setelah pasukan ISIS yang dibantu Al Qaeda sukses merebut kota kedua terbesar di Irak, Mosul. Irak sendiri belum melancarkan serangan berarti untuk memukul mundur pasukan ISIS. Justru tetangganya Suriah lewat serangan udaranya yang membombardir kantung-kantung ISIS di perbatasan Irak-Suriah. Selain Suriah, Arab Saudi yang juga berbatasan dengan Irak meningkatkan kewaspadaanya seiring gerakan ISIS yang makin melebar. Sedangkan Pemerintah AS menyatakan tidak bisa menurunkan bantuan militer dan menyatakan hanya Irak sendiri yang harus menyelesaikannya.  (bst/ram)