DPD Janji Bantu Eks Lokalisasi di Surabaya

Anggota DPD RI Ahmad Nawardi saat sidak di eks lokalisasi Dupak Bangunsari, Sabtu (30/5/2015). umar alif/surabaya
Anggota DPD RI Ahmad Nawardi saat sidak di eks lokalisasi Dupak Bangunsari, Sabtu (30/5/2015). umar alif/surabaya

Penutupan tempat lokalisasi di berbagai tempat yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, membuat beralih fungsi. Seperti lokalisasi Dupak Bangunsari yang kini sebagian pekerja seks komersial (PSK) dan mucikari sudah berganti profesi dengan menjadi pedagang dan perajin batik.

Anggota DPD RI Ahmad Nawardi mengatakan, pihak pemerintah tetap harus mendampingi para warga Dupak Bangunsari untuk mengentaskan mereka dari kemiskinan.

“Mereka (Mantan mucikari dan PSK red) masih membutuhkan bimbingan. Seperti pelatihan kerja, modal, serta pemasaran. Tidak mungkin mereka bisa langsung lepas sendiri,” katanya saat ditemui di Surabaya, Sabtu (30/5/2015).

Nawardi berjanji bakal memfasilitasinya dengan menjual berbagai hasil kerajinan mereka di kantor DPD RI yang ada di Senayan Jakarta.

Dengan menjual di Jakarta diharapkan agar hasil kerajinan dapat tersebar luas tidak hanya di lingkungan Kota Surabaya saja.

“Saya lihat warga sini sudah bisa hidup mandiri, tanpa menggantungkan diri dari bantuan orang lain,” ujar pria asli Madura tersebut. (wh)