Double Track Diberlakukan, KAI Ubah Jadwal Kebarangkatan

Double Track Diberlakukan, KAI Ubah Jadwal Kebarangkatan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan perubahan jadwal keberangkatan kereta secara besar-besaran. Hal ini disebabkan adanya peningkatan prasaran diberlakukannya double track (jalur ganda) lintas Jakarta-Surabaya dan pengingkatan kecepatan sejumlah kereta api (KA).

Perubahan jadwal terrsebut di antaranya ada yang dimajukan dan dimundurkan, selain masih ada yang tidak mengalami peribahan.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Sri Winarto menyebutkan perubahan jadwal ini merujuk pada DirjenKA no. KA.407/SK.162/DJKA/4/14, 25 April lalu.

“Dampak positifnya, kereta berjalan lebih cepat dibanding biasanya. Sebab banyak kereta yang menyesuaikan jadwa baru baik yang berangkat lebih awal maupun yanbg mundur. Ini seiring dengan pengoperasian double track nantinya,” kata Sri Winarto kemarin (27/5).  Saat ini double track sendiri belum beroperasi penuh dan masih dalam tahap uji coba. 

Perubahan jadwal ini juga berkaitan dengan penambahan perjalanan KA baru dan memerpanjang relasi kereta yang ada. Sejauh ini PT KAI Daos8 sendiri belum mengumumkan penambahan kereta baru.

PT KAI Daops 8 menyatakan sudah melakukan sosialisasi kepada penumpang sejak 12 Mei lalu. Dimana semua penumpang yang berangkat tanggal 1 Juni diinformasikan adanya perubahan jadwal kereta.

Sri Winarto menambahkan, setiap pembelian tiket setelah dilakukan sosialisasi akan diberitahukan. “Bahkan informasi itu sudah kita sampaikan baik melalui tanda booking maupun tiket yang tercetak. Tujuannya untuk menghindari salah jadwal bagi calon penumpang,” urainya.

Berdasarkan data yang diberi PT KAI Daops 8, ada 15 kereta jarak jauh dan menengah yang mengalami perubahan jadwal (maju) dan delapan kereta lokal jarak pendek yang mengalami perubahan maju. Sedangkan sisanya mengalami perubahan mundur.

PT KAI Daops 8 berharap pengumuman melalui media ini bisa ditindaklanjuti masyarakat. Dampaknya bagi penumpang tiket hangus bila tidak segera diantisipasi. “Kami berharap, penumpang segera mendatangi loket terdekat atau langsung menuju stasiun,” tutupnya. (wh)