Dosen ITS Ciptakan Gamelan Digital

Dosen ITS Ciptakan Gamelan Digital

Yoyon K Suprapto memamerkan aplikasi Gamelan Toe-toel karyanya. Foto: arya wiraraja/enciety.co

Melestarikan musik tradisional gamelan. Itulah semangat Dosen Jurusan Teknik Elektro ITS Surabaya Yoyon K Suprapto menciptakan gamelan digital yang dia namai Gamelan Toe-toel (Gatoel).

Aplikasi Gatoel dapat diunduh secara gratis di dalam playstore menggunakan smartphone. Untuk menggunakannya pun sangat mudah.

“Kita dapat memainkan gamelan dengan cara menekan atau dalam bahasa Jawa mentutul layar smartphone. Lantas, secara otomatis bakal menghasilkan suara yang sama persis dengan gamelan ,” kata Yoyon K Suprapto saat ditemui enciety.co di kantornya di Kampus ITS Surabaya, Rabu (12/7/2017)..

Dalam Gatoel, kata dia, ada dua tangga nada yang dia pergunakan. Pertama adalah tangga nada slendro dan tangga nada pelog. Dalam tangga nada slendro, ada sistem urutan nada yang terdiri dari lima nada yang dipahami dengan Istilah, ji, ro, lu, mo, nem. Lalu, untuk tangga nada pelog, di dalamnya terdiri dari tujuh nada yang dipahami dengan istilah, ji, ro, lu, pat, mo, nem, pi.

“Kedua tangga nada tersebut merupakan budaya asli bangsa kita yang harus dimengerti dan dilestarikan keberadaannya. Gending atau susunan melodi yang membentuk suasana dan karakter tertentu dalam musik Jawa tersebut hanya ada di Indonesia,” papar pria kelahiran Jogjakarta 1954, itu.

Yoyon mengaku membuat Gatoel lantaran resah dengan kondisi anak-anak zaman sekarang yang lebih dapat memaikan lagu-lagu karya orang luar ketimbang memainkan lagu asli bangsanya sendiri.