Dolar AS Menguat, Rupiah Kembali Terperosok

Dolar AS Menguat, Rupiah Kembali Terperosok
foto:bisnis

Nilai tukar rupiah terus tertekan sejak pembukaan pada hari ini, Jumat (28/11/2014). Tekanan yang terjadi pada rupiah ini juga terjadi pada mata uang negara di Asia lainnya karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS)

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, menunjukkan, nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 12.196 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya nilai tukar rupiah berada di level Rp 12.279 per dolar AS.

Sedangkan data valuta asing Bloomberg, mencatat nilai tukar rupiah melemah 0,19 persen ke level Rp 12.200 per dolar AS pada perdagangan pukul 12.00 waktu Jakarta.

Sejak awal sesi perdagangan, nilai tukar rupiah terus tertekan dan sempat menyentuh level Rp 12.207 per dolar AS.

Ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta menjelaskan, rupiah memang berpeluang tertekan pada hari ini bersama dengan mata uang lainnya di Asia.

Pelemahan ini terjadi karena imbas dari penurunan harga minyak yang membuat sebagian investor menyimpan dahulu dolar AS. Langkah tersebut membuat nilai tukar dolar menguat dan menekan mata uang lainnya.

Selain itu, investor juga banyak menunggu hasil angka inflasi untuk bulan November 2014 yang akan diumumkan pada Senin pekan depan. (lp6/wh)