Dolar AS Melemah, Harga Emas Naik

Dolar AS Melemah, Harga Emas Naik
foto:visitpak

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa, 24/3/2015 pagi WIB). Ini disebabkan dolar AS yang lebih lemah meningkatkan daya tarik emas yang dihargakan dalam greenback.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 3,1 dolar AS, atau 0,26 persen, menjadi menetap di 1.187,70 dolar AS per ounce, demikian seperti dilansir Xinhua.

Indeks dolar AS, ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,52 persen menjadi 97,23 pada Senin, memberikan beberapa dukungan terhadap emas.

Logam mulia juga mendapat dorongan setelah laporan dari National Association of Realtors yang berbasis di AS menunjukkan bahwa penjualan existing home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales) naik 1,2 persen pada Februari ke laju tahunan 4,88 juta unit.

Para analis mengatakan bahwa angka tersebut, meskipun di atas data Januari 4,82 juta unit, masih menunjukkan pelemahan di sektor ini.

Emas diberi dukungan tambahan ketika jajak pendapat dari Reuters menunjukkan pedagang percaya bahwa peningkatan suku bunga AS dari The Fed kemungkinan akan datang pada September bukan Januari. Sebuah kenaikan suku bunga memperlemah permintaan emas karena logam mulia bukanlah aset yang membayar suku bunga.

Perak untuk pengiriman Mei naik 0,8 sen atau 0,05 persen, menjadi ditutup pada 16,891 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 3,3 dolar AS atau 0,29 persen, menjadi ditutup pada 1.144,50 dolar AS per ounce. (ant/wh)