Ditutup, KAA Lahirkan Tiga Dokumen

 

Sepakat Dukung Palestina Merdeka

Konferensi Asia-Afrika

Sepakat Dukung Palestina Merdeka

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutan pada penutupan Konferensi Asia Afrika (KAA) tingkat kepala negara. Dari hasil pertemuan dihasilkan tiga dokumen untuk diadopsi pada KAA kali ini. Pertama, dokumen Pesan Bandung 2015 yaitu penguatan kerja sama Selatan-Selatan untuk mendukung perdamaian dan kemakmuran. Kedua deklarasi penyegaran kemitraan strategis baru Asia Afrika. Ketiga deklarasi tentang Palestina. “Proses penyusunan bersifat terbuka dan inklusif mencerminkan rasa kepemilikan semua pihak yang terlibat,” kata Jokowi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Jokowi mengatakan konsep tersebut merefleksikan jiwa Dasasila Bandung dan pandangan serta kepentingan semua. “Dengan persetujuan yang mulia ketiga dokumen ini akan kita sahkan sebagai hasil dari KAA 2015,” kata Jokowi.

Sementara itu, ajang KAA juga dipakai Indonesia untuk mempromosikan produk industri strategis Indonesia. Menurut Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, ada sejumlah negara tertarik untuk membeli produk industri strategis Indonesia. “Sejumlah negara yang tertarik adalah Madagaskar, Myanmar, Vietnam, dan Mesir,” kata Andi.

Ketertarikan itu, kata Seskab, disampaikan pimpinan masing-masing negara saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di sela-sela KAA yang berlangsung di Jakarta Convention Hall.

Sepanjang Kamis, Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan negara sahabat peserta KAA antara lain Perdana Menteri Thailand Prayut Chan O Cha, Presiden Iran Hassan Rouhani, Raja Swaziland Raja Mswati III, PM Bangladesh Sheik Hasina, Presiden Madagaskar Rajonarimampianina Hery, Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab, Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe, Presiden Vietnam Truong Tang Sang. (bst)