Ditinggal Penggemar, Ajang American Idol Dihentikan

 

Wallpaper download from:  http://www.usageorge.com/
Wallpaper download from: http://www.usageorge.com/

“American Idol” akan menggelar musim terakhirnya tahun depan. Lomba menyanyi ini pernah menjadi acara televisi paling dominan di Amerika Serikat (AS). Acara yang disiarkan stasiun televisi Fox ini memelopori era baru ajang kompetisi di televisi serta mengubah peta dunia hiburan.
Kompetisi tersebut adalah acara hiburan paling populer dalam sejarah Fox. Namun, pemirsa “American Idol” kini hanya sepertiga dari angka puncaknya. Sponsor besar seperti Coca-Cola Co dan AT&T Inc telah pergi. Sementara itu, pengeluaran terus meningkat.

Sejak diluncurkan pada Juni 2002, American Ido laku keras. Simon Cowell, juri asal Inggris, menjadi selebriti berkat komentar pedasnya terhadap kontestan. Ia pun dikenal sering melempar ejekan kepada pembawa acara Ryan Seacrest dan sesama juri Paula Abdul.

Acara ini diadaptasi dari ajang serupa di televisi Inggris bernama “Pop Idol”, yang juga digawangi Cowell. Fox memutuskan memproduksinya setelah lobi kuat dari Elisabeth Murdoch, eksekutif industri TV yang juga putri Rupert Murdoch, chairman 21st Century Fox Inc.

Pada puncaknya tahun 2006, American Idol mencapai rata-rata 30 juta pemirsa. Acara ini juga mendatangkan laba beberapa ratus juta dolar pada musim-musim awal, kata seorang sumber. Pengiklan tertarik dengan acara ini, karena disiarkan langsung sehingga penonton terpaksa menyaksikan iklan. Acara ini juga relatif aman bagi seluruh keluarga, sehingga pemasar mulai nyaman beriklan di genre reality show yang dulu dipandang kontroversial.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, popularitas American Idol mulai menyusut. Sedangkan gaji untuk Seacrest dan juri melonjak. Pada musim terkini, rata-rata pemirsa “Idol” di AS adalah 9,15 juta. Tahun lalu, pengiklan mengeluarkan USD428 juta untuk acara ini, turun dari USD842,2 juta pada 2008, berdasarkan data firma pengamat iklan Kantar Media. (oke)