Disperindag Gratiskan Izin Merek buat UMK

Disperindag Gratiskan Izin Merek buat UMK

PROGRSIF : Brand-brand UMK Pahlawan Eknomi sudah dijajakan di Carrefour.

Para pelaku usaha mikro kecil (UMK) di Surabaya kini tak perlu khawatir. Seiring dengan pengembangan UMK di Surabaya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan izin merek akan digratiskan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Disperindag Surabaya Widodo Suryantoro. “Pembebasan biaya tersebut merupakan upaya kongkret Pemkot Surabaya mendorong para pelaku usaha mikro kecil,” katanya kepada enciety.co.

Widodo menegaskan, pihaknya mengakomodasi kemudahan yang berkaitan dengan pembebasan biaya pengurusan merek ke Kementerian Hukum dan HAM.

Widodo merinci beberapa syarat yang wajib dipenuhi sebelum mengajukan ke Disperindag bidang Perdagangan. Antara lain, logo produk, tanda daftar industri (bagi Industri Kecil Menengah), dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Usai didaftarkan ke Kemenkumham, para pelaku UMK harus bersabar. Sebab, merek baru akan keluar 1,5 tahun kemudian. “Memang prosesnya agak lama, karena diperlukan masa sanggah,” papar Widodo. Masa sanggah yang dimaksud ialah Kemenkumham mengumumkan calon merek yang sedang didaftarkan agar tak dobel dengan merek existing.

Sejak Pahlawan Ekonomi Surabaya diluncurkan tahun 2012, sekitar 200 merek IKM maupun UMK  hingga sekarang masih menunggu legalitas merek mereka.

Widodo menegaskan, langkah strategis ini untuk membentengi agar perekonomian Surabaya tidak dikuasai negara atau kota lain. Selain itu juga untuk mem-back up perizinan usaha agar masyarakat bisa mandiri dan bersaing.(wh)