Dispendukcapil Surabaya Gencar Tertibkan Warga Musiman

Dispendukcapil Surabaya Gencar Tertibkan Warga Musiman

Kota Surabaya sebagai kota metropolis kedua di Indonesia setelah Jakarta,  menjadi jujukan bagi masyarakat dari pedesaan yang datang untuk mengais rezeki. Fenomena ini membuat pertumbuhan penduduk Kota Pahlawan makin tidak terkendali. Ini akibat adanya arus masuknya penduduk musiman.

Dari data yang ada, tercatat sejak Oktober 2014 hingga 23 Maret 2015, sudah 16.822 Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.

Kadispendukcapil Surabaya M Suharto Wardoyo mengakui, pihaknya terus melakukan penertiban administrasi kependudukan termasuk bagi para penduduk musiman atau warga sementara.

“Kami jemput bola dengan terus melakukan operasi yustisi. Untuk penduduk musiman yang terjaring operasi ini akan diarahkan untuk segera melakukan pendaftaran guna mendapat kartu SKTS,” kata Suharto kepada wartawan, Kamis (26/3/2015).

Bila penduduk belum mempunyai waktu mengurus, program SKTS bisa diisi secara online. Setelah mengisi formulir online, pemohon membawa sejumlah persyaratan ke kantor kelurahan setempat.

Antara lain, KTP elektronik, surat pernyataan mengenai jaminan tempat tinggal dari kepala keluarga yang ditumpangi diketahui RT/RW setempat, dan surat pernyataan/keterangan jaminan pekerjaan/studi.

Pihak kelurahan nantinya akan memberikan pengantar permohonan SKTS ke kecamatan untuk kemudian dicetak di sana dan berlaku setahun.

“Ini untuk membatasi penduduk yang menambah beban bagi kota Surabaya bila ternyata warga itu tidak bekerja,” tutup dia. (wh)