Dispendukcapil Buka Layanan Mobil Keliling Akte Kelahiran

Dispendukcapil Buka Layanan Mobil Keliling Akte Kelahiran
Seorang PNS memanfaatkan fasilitas mobil keliling Dispendukcapil mengurus akte kelahiran di Balai Kota Surabaya, Senin (27/1/2014).

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya melakukan pelayanan jemput bola melalui Pelayanan Mobil Keliling Akte Kelahiran khusus pegawai Pemkot Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung pada 27-30 Januari.

“Ini salah satu upaya kami untuk meningkatkan layanan dan kesadaran masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. Dimana layanan tersebut  mulai pukul 08.00 sampai dengan 13.00 di halaman belakang Balai Kota Surabaya,” ujar Kepala Dispendukcapil Surabaya Suharto Wardoyo, Senin (27/1/2014).

Berdasar data Dispendukcapil Surabaya, dari 57.445 PNS Surabaya yang belum punya akte kelahiran jumlahnya 34.989 orang (60,91persen). Sedang yang sudah punya akte kelahiran 22.456 (39,09 persen).

“Lebih dari separo PNS belum memiliki akte kelahiran. Padahal mereka adalah orang pemerintahan yang harusnya tertib hukum dan memberikan contoh kepada masyarakat,” jelas Suharto. 

Sementara, dari total penduduk Surabaya 3.199.716 jiwa yang punya akte kelahiran 1.487.790 (46,50 persen), sedang yang belum memiliki 1.711.926 orang (53,5 persen).

“Untuk keseluruhan penduduk pun yang belum memiliki akte kelahiran juga lebih dari separuh. Kami terus meningkatkan layanan dan jemput bola, target kami sebelum pemilu nanti semua penduduk sudah memiliki akte kelahiran,” terangnya.

Suharto menambahkan, berdasarkan Undang-undang nomor 24 tahun 2013 perubahan atas UU nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, pasal 27 pelaporan kelahiran oleh penduduk di Dispendukcapil tempat penduduk berdomisili, penulisan tempat lahir dalam akte kelahiran tetap menunjuk tempat terjadinya kelahiran. 

Sementara itu untuk data penduduk yang belum punya akte kelahiran di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Semampir 146.667 orang atau 69,78 persen, Sawahan 147.447 orang atau 63,15persen, Tambaksari 143.127 orang atau 57,65 persen, Kenjeran 120.100 orang atau 75,74 persen, Wonokromo 104.963 orang atau 53,89 persen, Krembangan 92.873 orang atau 69,79 persen.

“Kami juga akan meningkatkan Pelayanan Mobil Keliling Akte Kelahiran keliling, dari tanggal 3-6 Februari secara berurutan di Kecamatan Karang Pilang, Wonocolo, Rungkut, Tegalsari. Dan tanggal 10-13 Februari secara bergantian di Kecamatan Wonokromo, Sawahan, Gubeng, dan Genteng,” pungkasnya. (wh)