Dishub Surabaya Rekayasa Lalin Flyover Pasar Kembang

Dishub Surabaya Rekayasa Lalin Flyover Pasar Kembang
Kondisi lalu lintas di flyover Pasar Kembang. foto: Umar Alif/enciety.co

Arus lalu lintas di kawasan bawah Flyover Pasar Kembang akan dilaksanakan rekayasa. Rekayasa tersebut dilakukan karena kawasan ini selalu terjadi kemacetan setiap harinya baik pagi hingga sore hari.

Begitu juga di hari Minggu atau libur nasional. Di bawah jembatan Flyover Pasar Kembang tersebut juga dipergunakan para pedagang burung pasar Kupang untuk berjualan di pinggir jalan Kupang.

Rekayasa  lalu lintas akan dilakukan di Jalan Pandigiling dan dijadikan satu arah ke Timur atau menuju jalan Raya Darmo dari yang biasanya  dilewati dua arah baik dari Timur maupun Barat. Hanya kendaraan roda dua dan angkutan umum saja yang tetap bisa menggunakan jadi dua jalur.

Sedang untuk rekayasa arus lalu lintas dari jalan Pasar Kembang diperbolehkan belok kiri ke jalan Pandegiling. Sedangkan di jalan Pandegiling yang dari arah timur, yakni dari Jalan Raya Darmo atau Urip Sumoharjo dibelokkan ke jalan Imam Bonjol – jalan Kartini terus ke jalan Pasar Kembang.

Selain itu rekayasa jalan juga dilakukan di  jalan Girilaya yang selama ini dua arah akan dijadikan  satu  arah menuju ke Banyu Urip. Untuk lalu lintas dari Dukuh Kupang sudah tidak bisa lagi lewat ke Jalan Girilaya Selatan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan akan mengerahkan anggotanya untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas tersebut.

“Besok (5/5/2015) hingga seminggu ke depan akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas. Penempatan anggota disana agar masyarakat tidak bingung dulu dengan jalur yang baru,” kata Irvan kepada wartawan, Senin (4/5/2015).

Kata dia, dishub sendiri akan dibantu oleh Satlantas Polrestabes Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya. “Nanti akan ada 75 personil yang ditempatkan di kawasan tersebut,” tandasnya. (wh)