Dishub Surabaya Operasi Gabungan Tindak Angkutan Nakal

Dishub Surabaya Operasi Gabungan Tindak Angkutan Nakal

Petugas Dishub Surabaya menggelar operasi di Jalan Sukomanunggal, Rabu (15/3/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Operasi gabungan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama kepolisian dan TNI, menyasar angkutan umum dan truk digelar di kawasan Sukomanunggal, Rabu (15/3/2017).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan, operasi gabungan tersebut rutin dilakukan untuk menegakkan peraturan.

“Setiap hari kami mengerahkan 8 regu yang melakukan operasi memutar di Kota Pahlawan. Setiap regunya ada 5-6 petugas Dishub yang bertugas, termasuk 4 unit motor tiap shift yang dibantu petugas kepolisian dan TNI,” kata Irvan.

Operasi ini, imbuh dia, dilakukan tidak hanya melihat kelengkapan surat seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan SIM, namun juga kelengkapan uji kir.

Yang diperhatikan tim gabungan ini adalah tidak patuhnya pengemudi terhadap parkir rambu larangan, parkir di trotoar, kendaraan melawan arus, uji emisi berkala, serta mengecek izin trayek dan uji kir.

“Operasi ini juga dilakukan kepada pihak yang parkirnya sembarangan. Mulai dari penggembosan untuk mobil hingga pengembokan motor,” jelas Irvan.

Apakah operasi ini hanya untuk imbauan ataukah ada penindakan tilang, Irvan mengaku pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan memberikan surat tilang bila ada tim khusus (timsus).

“Kalau gak ada timsus bisa penggembosan dan penghalauan saja,” terusnya.

Juga, pihak Dishub Surabaya kerap melakukan uji emisi. Setiap harinya bisa melakukan tes uji emisi kepada 20-30 kendaraan.

“Selain itu kami juga mengadakan operasi multi sasaran. Kalau malam bersama dispora Surabaya melakukan operasi balap liar, linmas, dan Satpol PP,” tandas Irvan. (wh)